BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 05 NOVEMBER 2025 • 21:56 WIB

Mata Sebagai Jendela Kesehatan: Menilai Risiko Kardiovaskular Melalui Retina

Mata Sebagai Jendela Kesehatan: Menilai Risiko Kardiovaskular Melalui RetinaMata Sebagai Jendela Kesehatan: Menilai Risiko Kardiovaskular Melalui Retina

Penelitian terbaru dari Universitas McMaster dan Institut Penelitian Kesehatan Populasi menunjukkan bahwa mata manusia dapat digunakan untuk menilai risiko kesehatan kardiovaskular pemiliknya.

Baca juga: Adrian Wibowo: Pemain Indonesia-Amerika Pertama di Major League Soccer

Analisis terhadap pola pembuluh darah di retina menunjukkan adanya koneksi langsung dengan kondisi kesehatan secara keseluruhan, termasuk potensi penuaan yang lebih cepat.

Metodologi Penelitian dan Temuan Utama

Dalam studi ini, peneliti menganalisis gambar retina serta data genetik dan darah dari sekitar 74 ribu peserta yang terlibat dalam empat studi besar, termasuk CLSA dan UK Biobank.

Hasilnya menunjukkan bahwa mereka dengan pola sederhana pada pembuluh darah retina menghadapi risiko lebih tinggi terhadap penyakit kardiovaskular dan memiliki tanda biologis awal seperti peradangan yang meningkat.

Marie Pigeyre, penulis senior studi tersebut, menjelaskan bahwa 'perubahan pembuluh darah retina sering kali mencerminkan perubahan di seluruh pembuluh darah kecil tubuh'.

Penemuan ini menyoroti potensi besar dari analisis retina dalam mendeteksi masalah kesehatan yang lebih luas.

Implikasi dari Pemindaian Retina dalam Kesehatan Kardiovaskular

Penelitian ini menawarkan pendekatan baru yang revolusioner, di mana pemindaian retina berfungsi sebagai alat non-invasif untuk menilai kesehatan kardiovaskular.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Korban di Kampus

Dengan cara ini, dokter diharapkan dapat mendeteksi masalah kesehatan lebih awal sehingga langkah-langkah pencegahan dapat segera diambil.

Pigeyre mencatat bahwa temuan ini membuka peluang dalam penargetan obat untuk memperlambat penuaan pembuluh darah, yang pada gilirannya dapat mengurangi beban penyakit kardiovaskular.

Ini menandakan langkah signifikan dalam manajemen kesehatan publik yang lebih baik, khususnya dalam konteks pencegahan.

Penemuan Lanjutan dan Potensi Penelitian Selanjutnya

Penelitian ini juga mengidentifikasi protein-protein terkait dengan perdagangan dan penuaan vaskular, seperti MMP12 dan reseptor IgG-Fc IIb.

Identifikasi ini memberikan wawasan baru mengenai kerusakan pembuluh darah yang terkait usia, dan dapat menjadi dasar untuk penelitian lebih lanjut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mata Sebagai Jendela Kesehatan: Menilai Risiko Kardiovaskular Melalui Retina

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!