Pangeran Andrew Resmi Lepas Gelar Kerajaan Setelah Terjerat Skandal
Raja Inggris, Charles III, telah resmi mencabut gelar kerajaan Pangeran Andrew, yang kini hanya dikenal sebagai Andrew Mountbatten Windsor.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual yang Mengubah Pengalaman Menonton
Selain itu, pangkat militer terakhirnya sebagai Wakil Laksamana juga akan dicabut, mengakhiri karir militer yang panjang dan terhormat.
Keputusan untuk mencabut gelar kerajaan ini diambil setelah meningkatnya kemarahan publik terkait hubungan Pangeran Andrew dengan Jeffrey Epstein.
Menteri Pertahanan John Healey menyatakan, 'Kita telah melihat Andrew melepaskan jabatan kehormatan yang pernah dipegangnya di militer... Dibimbing kembali oleh raja, kami sekarang sedang berupaya untuk mencabut gelar terakhir wakil laksamana yang masih dimilikinya.'
Baca juga: Pihak Kampus dan Polda Jabar Bantah TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan
Dugaan pelecehan seksual terhadap Virginia Giuffre, salah satu penuduh utama Epstein, menjadi sorotan utama dalam keputusan ini.
Giuffre mengklaim dalam memoar anumerta bahwa ia diperdagangkan untuk berhubungan seks dengan Andrew saat ia berusia 17 tahun. Andrew telah membantah semua tuduhan tersebut, namun pengumuman dari Istana Buckingham menunjukkan bahwa kehilangan gelar ini dianggap perlu dalam konteks skandal yang berkelanjutan.
Pangeran Andrew sebelumnya dikenal sebagai pilot helikopter Angkatan Laut Kerajaan yang berperan dalam Perang Falklands pada tahun 1982 dan telah menyelesaikan 22 tahun masa tugas sebelum pensiun pada tahun 2001.
Namun, reputasinya kini tercoreng oleh tuduhan pelecehan seksual yang menyebabkan Istana Buckingham mengambil langkah tegas dengan mencabut semua gelar dan kehormatan yang dimilikinya.
Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: