BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 30 OKTOBER 2025 • 14:21 WIB

Fenomena Busa Hitam Muncul di Subang, Apa Sebabnya?

Fenomena Busa Hitam Muncul di Subang, Apa Sebabnya?Fenomena Busa Hitam Muncul di Subang, Apa Sebabnya?

Sebuah fenomena busa hitam misterius kini menjadi pusat perhatian di Subang, Jawa Barat, dengan gumpalan mirip awan beterbangan di langit. Kapolsek setempat mengkonfirmasi bahwa busa ini bersumber dari perusahaan di Karawang dan dinyatakan tidak berbahaya bagi masyarakat.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Kejadian ini mulai viral setelah video fenomena ini beredar di media sosial, menciptakan penasaran di kalangan warga. Pada tanggal 24 Oktober 2025, badan cuaca tak menentu dituding sebagai pemicu munculnya busa hitam tersebut.

Kronologi Munculnya Busa Hitam

Fenomena busa hitam ini mulai dikenal publik pada 24 Oktober 2025 setelah muncul video yang menampilkannya di media sosial. Kapolsek Patokbeusi, Kompol Anton Indra Gunawa, menjelaskan bahwa busa tersebut terbawa angin akibat hujan deras dan kondisi cuaca yang tidak stabil.

Anton juga menyampaikan, 'Karena curah hujan sangat besar, gelembung itu naik lalu tertiup angin dan terbang.' Cuaca mendukung perpindahan substansi ini dari Karawang ke Subang, menarik perhatian banyak orang.

Setelah penyelidikan, pihak kepolisian menemukan bahwa fenomena ini berasal dari industri pengolahan biang gula di Karawang, yang mengikuti prosedur pengolahan limbah yang sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi WFH untuk ASN, Sarankan Gunakan Transportasi Umum

Pernyataan Pihak Berwenang

Kapolsek Anton menegaskan bahwa busa tersebut bebas dari zat beracun. 'Kami sudah konfirmasi ke perusahaan bahwa busa itu tidak mengandung zat beracun. SOP pengolahan limbah sudah berjalan,' ungkapnya.

Meskipun demikian, beberapa warga melaporkan bau yang menyengat saat busa tersebut jatuh. 'Menurut warga, memang ada bau saat kejadian, tetapi setelah terkena air, hilang dan tidak tercium lagi,' jelas Anton.

Kehadiran busa ini juga tidak berdampak negatif pada lingkungan, termasuk tidak menyebabkan kematian ikan di perairan setempat.

Respons dari Gubernur dan Dinas Lingkungan Hidup

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, telah meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk menyelidiki lebih lanjut mengenai fenomena ini. Ia menyampaikan pentingnya mendapatkan laporan resmi terkait isu yang muncul.

'Saya sudah minta, kan itu tim ya, kan tidak boleh disimpulkan oleh gubernur. Nanti tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk segera melakukan pengecekan apa itu,' kata Dedi.

Kepala DLH Jawa Barat, Ai Saadiyah Dwidaningsih, memastikan akan meneliti lebih jauh mengenai fenomena ini meskipun pihaknya belum menerima laporan resmi.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Fenomena Busa Hitam Muncul di Subang, Apa Sebabnya?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!