KPK Konfirmasi Penyelidikan Proyek Whoosh Terus Berjalan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bahwa penyelidikan terhadap dugaan penggelembungan anggaran proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, Whoosh, masih berlangsung. Hal ini ditegaskan untuk merespons kritik dari mantan Menko Polhukam, Mahfud MD, yang menilai KPK ragu mengusut kasus ini.
Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Langkah Menuju Transparansi
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa pengumpulan bukti yang valid menjadi prioritas dalam setiap tahapan penyelidikan. Ia menegaskan pentingnya transparansi kepada publik mengingat besarnya perhatian terhadap proyek ini.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa penyelidikan proyek Whoosh masih terus berprogres. Ia menegaskan bahwa pengumpulan bukti yang valid adalah kunci dalam setiap tahapan penyelidikan.
Budi menambahkan, "Bukti-bukti yang valid, petunjuk-petunjuk untuk mengungkap (dugaan korupsi) sehingga nanti bisa membuat terang perkara ini." Ia menjelaskan bahwa proses hukum memerlukan waktu agar KPK bisa berprogres secara profesional.
Dalam kesempatan tersebut, KPK juga menjanjikan untuk memberikan perkembangan informasi secara berkala. Hal ini merupakan langkah untuk menjaga transparansi kepada publik terkait kasus ini.
Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan
Mahfud MD, mantan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, menilai KPK tampak ragu dalam mengusut dugaan korupsi yang melibatkan proyek Whoosh. Ia mengemukakan, "Dugaan saya (KPK) takut. Entah takut pada siapa."
Kritik tersebut disampaikan dalam sebuah program di Kompas TV, saat menanggapi pertanyaan mengenai langkah KPK. Menurut Mahfud, keputusan KPK untuk tidak segera bertindak menunjukkan adanya hambatan dalam penyelidikan.
Ia juga mengingatkan bahwa perbincangan terkait dugaan korupsi proyek ini sudah cukup ramai sejak pertengahan Oktober 2025. Ini setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak pembayaran utang proyek menggunakan anggaran negara.
Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, yang dikenal dengan nama Whoosh, merupakan salah satu proyek infrastruktur besar dengan anggaran yang signifikan. Dengan adanya kritik dari berbagai pihak, tuntutan untuk transparansi dan akuntabilitas menjadi semakin mendesak.
KPK diharapkan dapat menjalankan fungsi dan kewenangannya tanpa tekanan, dengan berpegang pada prinsip-prinsip hukum yang bersih. Kasus ini menjadi contoh bagi institusi lain untuk lebih responsif dalam menangani isu-isu korupsi.
Setelah kritik dari pejabat tinggi, perhatian publik terhadap penyelidikan KPK diharapkan meningkat. Masyarakat berharap ada kejelasan dan penegakan hukum yang tepat dalam kasus ini.
Baca juga: Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: