BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 27 OKTOBER 2025 • 19:21 WIB

Perdagangan Manusia: Kisah Tragis Seorang Warga Bogor yang Terjebak di Kamboja

Perdagangan Manusia: Kisah Tragis Seorang Warga Bogor yang Terjebak di KambojaPerdagangan Manusia: Kisah Tragis Seorang Warga Bogor yang Terjebak di Kamboja

Seorang warga Bogor, Jawa Barat, berinisial F (26) mengaku menjadi korban tindak pidana perdagangan orang setelah dijanjikan pekerjaan di Singapura, menjadi kenyataan pahit saat dibawa ke Kamboja.

Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Suara dan Tuntutan yang Harus Didengar

Melalui kisahnya, F menggambarkan bagaimana awalnya semuanya tampak baik-baik saja, namun perlahan berubah menjadi mimpi buruk yang mengancam keselamatannya.

Proses Keberangkatan dan Awal Pekerjaan

F berangkat ke Singapura pada awal September 2025 atas ajakan seorang teman dekat. Ayahnya mengungkapkan bahwa mereka tidak menyangka kejadian buruk dapat menimpa anaknya, meski tidak mengetahui rincian tentang perusahaan tempat F bekerja.

Dalam minggu-minggu pertama di Singapura, F merasa semuanya berjalan lancar dan bahkan membagikan momen kebersamaan dengan teman-temannya di WhatsApp. Hal ini menciptakan kesan bahwa ia bekerja dalam lingkungan yang aman dan nyaman.

Baca juga: Adrian Wibowo: Pemain Indonesia-Amerika Pertama di Major League Soccer

Peralihan ke Kamboja dan Pekerjaan Penipuan

Kondisi mulai berubah drastis ketika F diajak bepergian dengan mobil oleh beberapa orang yang tidak dikenal. Kejutan muncul ketika ia menyadari melalui Google Maps bahwa dirinya telah tiba di Kamboja, dan segera menghubungi ayahnya untuk melaporkan situasi yang mengkhawatirkan ini.

Setibanya di Kamboja, F tinggal di ruko yang digunakan sebagai kantor untuk menjalankan aktivitas penipuan yang ditujukan kepada warga negara Indonesia. Ia memberitahu ayahnya bahwa target penipuan tersebut adalah orang-orang Indonesia, meskipun ia tidak tahu secara jelas tentang jenis penipuan yang dimaksud.

Upaya Pelarian dan Respon Kementerian Luar Negeri

Pada 21 Oktober 2025, F berhasil melarikan diri bersama seorang teman ketika mereka mengambil pesanan makanan online. Keluarga F yang merasa cemas kemudian menghubungi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) untuk meminta bantuan terkait kondisi anak mereka yang terjebak di Kamboja.

Kementerian Luar Negeri, melalui Plt Perlindungan WNI, Heni Hamidah, mengkonfirmasi bahwa F telah melapor ke KBRI Phnom Penh dan saat ini dalam penanganan. Heni menegaskan bahwa KBRI terus melakukan pemantauan dan komunikasi dengan keluarga F untuk memastikan keamanan dan proses pemulangan anaknya.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Lille, Klub Bintang Prancis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Perdagangan Manusia: Kisah Tragis Seorang Warga Bogor yang Terjebak di Kamboja

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!