Cacar Air: Penyakit Menular yang Perlu Diwaspadai
Cacar air adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus varicella-zoster dan sangat menular. Penyakit ini umum terjadi pada anak-anak, meskipun orang dewasa juga dapat terinfeksi.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens
Gejala cacar air biasanya muncul 10 hingga 21 hari setelah terpapar virus, dengan penderita menunjukkan ruam kemerahan dan lepuhan kecil pada kulit.
Cacar air disebabkan oleh virus varicella-zoster, yang termasuk dalam kelompok virus herpes. Virus ini dikenal sangat menular dan dapat menyebar melalui percikan cairan dari batuk atau bersin pengidap.
Selain itu, virus juga menyebar melalui kontak langsung dengan lepuhan cacar. Seseorang dapat menularkan virus bahkan sebelum gejala terlihat, menjadikannya lebih sulit untuk dikendalikan.
Baca juga: Tips Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Kecil
Gejala awal cacar air sering dimulai dengan demam ringan, kelelahan, dan nyeri kepala. Setelah itu, ruam pada kulit muncul sebagai tanda khas dari penyakit ini.
Ruam tersebut biasanya dimulai dari titik kecil yang kemudian berkembang menjadi lepuhan berisi cairan. Lepuhan ini akan pecah, mengering, dan membentuk keropeng dalam waktu beberapa hari.
Perawatan cacar air fokus pada meredakan gejala, karena infeksi ini umumnya sembuh dengan sendirinya. Obat antirasa sakit seperti parasetamol bisa digunakan untuk mengurangi demam dan nyeri.
Penting untuk menjaga kebersihan kulit agar terhindar dari infeksi sekunder. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin meresepkan antihistamin untuk mengurangi rasa gatal, sehingga pasien merasa lebih nyaman.
Baca juga: Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: