BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 27 OKTOBER 2025 • 09:57 WIB

Gangguan LRT Jabodetabek: 653 Penumpang Terpaksa Evakuasi dengan Berjalan Kaki

Gangguan LRT Jabodetabek: 653 Penumpang Terpaksa Evakuasi dengan Berjalan KakiGangguan LRT Jabodetabek: 653 Penumpang Terpaksa Evakuasi dengan Berjalan Kaki

Penumpang LRT Jabodetabek baru-baru ini menghadapi situasi yang tidak biasa, saat mereka dipaksa berjalan kaki sejauh 800 meter di ketinggian karena kereta mengalami gangguan.

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi WFH untuk ASN, Sarankan Gunakan Transportasi Umum

Kejadian ini berlangsung pada Sabtu, 26 Oktober 2025, akibat masalah pada sistem kelistrikan yang mengganggu perjalanan LRT di berbagai jalur.

Penyebab Kereta Berhenti

LRT Jabodetabek dilaporkan menghadapi gangguan serius yang menyebabkan lima rangkaian kereta terhenti di jalur. Kereta yang terhenti termasuk TS 28, TS 07, TS 17, TS 31, dan TS 29.

Pengelola LRT menjelaskan lewat akun Instagram resmi mereka, bahwa penyebab gangguan berasal dari sistem third rail yang berfungsi memasok listrik ke kereta. Hal ini memaksa semua perjalanan LRT pada lintasan tertentu untuk dihentikan.

"KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat adanya gangguan pada perjalanan LRT Jabodebek di semua lintas pelayanan pada Sabtu, 25 Oktober mulai pukul 08.41 WIB," tulis akun tersebut.

Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan Gmail Terkait Phishing

Proses Evakuasi Penumpang

Setelah kereta berhenti, tim KAI segera melakukan evakuasi penumpang dari rangkaian LRT yang terjebak. Proses evakuasi diarahkan menuju stasiun terdekat melalui walkway.

Semua 653 penumpang yang terperangkap berhasil dievakuasi sekitar pukul 10.06 WIB, dengan laporan tidak ada korban luka. Namun, situasi ini menarik perhatian publik, mengingat penumpang harus berjalan di jalur layang LRT.

Momen evakuasi ini menjadi viral di media sosial, menyulut berbagai reaksi dari masyarakat terkait kondisi yang tidak biasa ini.

Tanggapan dari Pihak Terkait

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, segera mengambil tindakan dengan menyatakan ketidakpuasannya terhadap profesionalisme operator LRT Jabodebek. Ia berencana memanggil Kementerian Perhubungan dan operator LRT dalam masa sidang yang akan datang.

"Kami akan panggil Kementerian Perhubungan dan operator LRT saat masuk masa sidang yang akan datang," ujar Lasarus saat dihubungi.

Ia menambahkan, "Untuk proyek semegah LRT bisa mengalami kejadian seperti kemarin memang mengundang pertanyaan kita semua, termasuk soal evakuasi penumpang saat mogok kereta terjadi yang mempertontonkan ke publik ketidakprofesionalan operator LRT (Jabodebek)."

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Gangguan LRT Jabodetabek: 653 Penumpang Terpaksa Evakuasi dengan Berjalan Kaki

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!