Viral! Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Terkejut dengan Asal Air Mineral
Video Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengenai asal air baku untuk air minum kemasan dari sumur bor telah viral di media sosial.
Baca juga: Adrian Wibowo: Pemain Indonesia-Amerika Pertama di Major League Soccer
Interaksi ini memicu pertanyaan publik tentang pengambilan air tanah oleh pabrik air mineral di Subang.
Dalam video yang diunggah di akun YouTube @KANGDEDIMULYADICHANNEL, Dedi Mulyadi bertanya kepada pekerja pabrik mengenai sumber air mineral.
Dedi terlihat terkejut saat mengetahui bahwa air yang digunakan berasal dari bawah tanah melalui sumur bor, di luar asumsi umum masyarakat.
Pertanyaannya, 'Ngambil airnya dari sungai?' memicu penjelasan mengenai pengambilan air tanah, menggambarkan keingintahuan yang ada mengenai proses tersebut.
Ungkapan Dedi, 'Dikira oleh saya dari air permukaan. Dari air sungai atau mata air,' menunjukkan adanya kebingungan luas di kalangan masyarakat mengenai proses ini.
Pengambilan air tanah diatur oleh standar internasional dan nasional, sebagaimana dijelaskan oleh IGRAC, badan riset di bawah UNESCO.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens
Air minum kemasan dikelompokkan menurut kategori yang ditetapkan oleh FDA, termasuk air dari sumur artesis dan air mineral.
Kategori air dari sumur artesis mengacu kepada air yang ditarik dari aquifer kedap, sedangkan air mineral harus memenuhi kriteria tertentu.
Hal ini penting untuk pemahaman masyarakat mengenai sumber daya air yang aman dan layak konsumsi.
Peraturan terbaru mengenai air minum kemasan diatur dalam Peraturan Menteri Perindustrian No. 26/2019, yang mendefinisikan kategori air.
Menurut Badan Standarisasi Nasional (BSN), mayoritas air minum kemasan di Indonesia adalah 'Air Mineral', dengan merek terkenal seperti Aqua dan Le Minerale.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: