Krisdayanti Raih Medali Perak di World Kungfu Championships 2025
Penyanyi Krisdayanti berhasil meraih medali perak dalam ajang World Kungfu Championships 2025 yang berlangsung di China pada 17-19 Oktober 2025.
Baca juga: Menggali Konsep Self Love: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Kehidupan Sehari-hari
Prestasinya ini mencuri perhatian karena ia merupakan mantan anggota DPR RI yang kini terjun ke dalam dunia bela diri.
Krisdayanti, yang selama ini dikenal sebagai diva pop Indonesia, telah menginvestasikan waktu selama empat tahun untuk berlatih wushu.
Kepindahannya ke dunia bela diri menunjukkan keseriusannya dalam olahraga ini, membuktikan bahwa passion dapat muncul dari berbagai bidang.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, @krisdayantilemos, ia mengekspresikan kegembiraannya terlihat dengan medali dan sertifikat yang diraihnya.
Ia meraih peringkat kedua dalam nomor senjata tunggal putri-shanzi, kategori yang dikenal memiliki tingkat kesulitan tinggi.
World Kungfu Championships adalah bagian dari kejuaraan dunia wushu tradisional, diselenggarakan oleh Federasi Wushu Internasional (IWUF).
Baca juga: Kasus Oknum Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online, Jalur Pidana Terancam
Ajang ini mempertemukan atlet dari berbagai negara untuk bertanding dalam beragam nomor taolu, yang mencerminkan keindahan dan nilai budaya bela diri Tiongkok.
Sejak pertama kali digelar pada tahun 2004, kompetisi ini selalu mendapatkan antusiasme tinggi dari berbagai kelompok usia.
Partisipasi Krisdayanti dalam Grup E, yang terdiri dari peserta berusia 40-59 tahun, menunjukkan bahwa ambisi untuk berprestasi tidak mengenal batasan usia.
Krisdayanti menunjukkan bahwa pencapaian medali bukanlah satu-satunya fokusnya; ia juga sangat menghargai dukungan yang diterimanya selama proses latihan dan kejuaraan.
'Raih peringkat kedua di nomor senjata tunggal putri-shanzi di Grup E,' ungkapnya dengan bangga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: