BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 14 OKTOBER 2025 • 11:03 WIB

Kemajuan Identifikasi Korban Tragedi Runtuhnya Bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny

Kemajuan Identifikasi Korban Tragedi Runtuhnya Bangunan Pondok Pesantren Al-KhozinyKemajuan Identifikasi Korban Tragedi Runtuhnya Bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur telah melaporkan kemajuan signifikan dalam proses identifikasi korban tragedi runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Sidoarjo.

Baca juga: Hasil Imbang Memuaskan: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos

Hingga Senin (13/10/2025), sebanyak dua jenazah berhasil diidentifikasi, membawa total korban yang teridentifikasi menjadi 55 dari 67 kantong jenazah yang diterima.

Kemajuan Identifikasi Korban

Kabiddokkes Polda Jawa Timur, Kombes Pol M. Khusnan Marzuki, menjelaskan bahwa identifikasi ini sangat penting bagi keluarga korban untuk memperoleh kepastian mengenai identitas anggota keluarga mereka.

Pada tanggal yang sama, dua kantong jenazah diidentifikasi, yakni Khafa Ahmad Maulana dan Irham Ghifari, yang kesesuaiannya dengan data ante mortem telah diverifikasi.

Saat ini, dari total 67 kantong jenazah, 55 telah teridentifikasi, sementara delapan korban masih belum ditemukan dengan sembilan kantong lainnya masih dalam proses pemeriksaan.

Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Langkah Menuju Transparansi

Proses dan Metode Identifikasi

Proses identifikasi dilakukan dengan berbagai metode, termasuk pemeriksaan DNA, medis, serta pencocokan barang-barang milik korban yang ditemukan di tempat kejadian.

Kombes Khusnan juga menekankan pentingnya kehati-hatian dan ketelitian di setiap langkah prosedur ini, di mana hasil diperoleh melalui teknik yang valid dan data yang jelas.

Tim DVI terus bekerja sama dengan Pusdokkes Polri untuk mempercepat proses identifikasi, dengan harapan hasil yang akurat dapat segera disampaikan kepada keluarga.

Tantangan dan Harapan ke Depan

Kombes Khusnan menambahkan bahwa masih terdapat sembilan kantong jenazah di kamar jenazah yang menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut, beberapa di antaranya merupakan potongan tubuh.

Ia juga berharap proses identifikasi bisa selesai dalam waktu tiga hingga empat hari ke depan, tergantung pada kondisi sampel yang berhasil diambil.

Dengan komitmen tinggi dari tim DVI dan dukungan berbagai instansi terkait, proses identifikasi dilakukan dengan profesionalisme yang tinggi untuk memberikan kepastian kepada keluarga korban.

Baca juga: Pihak Kampus dan Polda Jabar Bantah TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kemajuan Identifikasi Korban Tragedi Runtuhnya Bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!