BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 10 OKTOBER 2025 • 15:07 WIB

Insomnia Kronis: Bahaya yang Mengintai Kesehatan di Tengah Tidur yang Hilang

Insomnia Kronis: Bahaya yang Mengintai Kesehatan di Tengah Tidur yang HilangInsomnia Kronis: Bahaya yang Mengintai Kesehatan di Tengah Tidur yang Hilang

Insomnia kronis semakin menjadi masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia. Bukan hanya mengganggu tidur, kondisi ini memiliki dampak serius terhadap kesehatan fisik dan mental.

Baca juga: Novak Djokovic Kembali Melaju ke Semifinal US Open 2025

Banyak yang tidak menyadari bahwa kurang tidur berkepanjangan bisa mengarah pada masalah kesehatan lebih besar, mulai dari gangguan metabolisme hingga penyakit jantung.

Memahami Insomnia Kronis

Insomnia kronis didefinisikan sebagai kesulitan untuk tidur selama lebih dari satu bulan. Hal ini sering kali disebabkan oleh tekanan psikologis, kebiasaan tidur yang buruk, atau kondisi medis tertentu.

Penderita insomnia kronis biasanya mengalami kesulitan untuk terlelap atau sulit tidur kembali setelah terbangun di malam hari. Tidak jarang mereka merasa kelelahan saat bangun tidur.

Kondisi ini dapat mengganggu kehidupan sehari-hari dan berpotensi mengarah pada gangguan kesehatan mental, seperti depresi dan kecemasan.

Baca juga: Pihak Kampus dan Polda Jabar Bantah TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan

Dampak Kesehatan Fisik

Kurang tidur akibat insomnia kronis dapat memicu berbagai masalah kesehatan fisik. Salah satu dampaknya adalah gangguan metabolisme yang meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

Riset menunjukkan bahwa individu dengan waktu tidur kurang dari tujuh jam per malam memiliki risiko 30% lebih tinggi untuk mengalami serangan jantung. Fenomena ini juga berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular seperti hipertensi.

Selain itu, tubuh yang lelah cenderung lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit karena kekuatan sistem imun yang menurun.

Dampak Kesehatan Mental

Dampak psikologis insomnia kronis tidak kalah serius dibandingkan dengan dampak fisiknya. Banyak individu mengalami gangguan mood, termasuk depresi dan kecemasan, akibat kurang tidur yang berkepanjangan.

Sebuah studi menunjukkan bahwa orang dengan insomnia memiliki dua hingga tiga kali lipat risiko mengalami gangguan kecemasan. Hal ini berkaitan erat dengan ketidakseimbangan neurotransmitter di otak.

Lebih jauh, insomnia kronis juga berdampak pada kemampuan konsentrasi dan ingatan, yang dapat mengganggu produktivitas di tempat kerja maupun saat belajar.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Korban di Kampus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Insomnia Kronis: Bahaya yang Mengintai Kesehatan di Tengah Tidur yang Hilang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!