BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 30 SEPTEMBER 2025 • 21:57 WIB

Misi Armada Sumud Global Menuju Gaza: Perjuangan di Tengah Ancaman

Misi Armada Sumud Global Menuju Gaza: Perjuangan di Tengah AncamanMisi Armada Sumud Global Menuju Gaza: Perjuangan di Tengah Ancaman

Flotila Sumud Global (GSF) yang sedang dalam misi kemanusiaan menuju Gaza diperkirakan akan memasuki zona risiko tinggi dalam dua hari ke depan.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak

Armada ini menghadapi ancaman pencegatan oleh Israel saat menavigasi perairan yang berbahaya.

Misi Armada Sumud Global Menuju Gaza

Armada GSF, yang didedikasikan untuk menembus blokade ilegal Israel di Gaza, telah mengonfirmasi bahwa mereka akan mencapai wilayah kantong yang terkepung dalam waktu sekitar empat hari.

Pernyataan di media sosial menyebutkan bahwa perjalanan menuju Gaza menempuh jarak sekitar 370 mil laut, dengan dua hari sebelum memasuki zona oranye, area paling mungkin dicegat oleh Israel.

Sebelumnya, salah satu kapal armada tersebut, 'Johnny M', mengalami kebocoran, namun semua peserta berhasil dipindahkan dengan selamat ke kapal lain.

Penyelenggara BPN menegaskan bahwa meski ada jeda tersebut, tidak akan ada penundaan signifikan bagi misi, yang tetap pada jadwal untuk tiba dalam waktu empat hari.

Ancaman dari Israel

Laporan dari Al Jazeera Arabic mencantumkan pernyataan bahwa Israel bersiap untuk mencegat dan menyita kapal-kapal tersebut, seiring persiapan Angkatan Laut Israel untuk menghadapi armada.

Baca juga: Pihak Kampus dan Polda Jabar Bantah TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan

Israel sebelumnya telah mengintervensi armada lain, mengingat insiden serupa dengan kapal Madeleine dan Handala, yang keduanya diculik dengan aktivis didorong ke Israel.

Kapal-kapal dalam misi ini mencakup berbagai jenis bantuan kemanusiaan, dengan relawan termasuk dokter, pengacara, dan anggota parlemen berupaya mematahkan pengepungan tersebut.

Kementerian Luar Negeri Israel menuduh misi ini sebagai armada Hamas dan meminta bantuan agar misi tidak memasuki zona pertempuran aktif.

Reaksi Global dan Tindakan Aktivis

Setelah serangan pesawat tanpa awak yang menghantam armada sebelumnya, aktivis misi GSF mendesak komunitas internasional untuk menuntut Israel menghentikan serangan terhadap misi mereka.

Mandla Mandela, cucu dari Nelson Mandela, menegaskan bahwa respons Israel sebelumnya menunjukkan pelecehan yang sama, mengatakan, 'Tindakan-tindakan ini merupakan tindakan putus asa, tidak berbeda dengan apa yang kita saksikan selama dekade terakhir apartheid Afrika Selatan.'

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Misi Armada Sumud Global Menuju Gaza: Perjuangan di Tengah Ancaman

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!