BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 30 SEPTEMBER 2025 • 17:24 WIB

Kebutuhan Cairan dalam Tubuh: Fakta dan Mitos di Balik Rekomendasi Hidrasi

Author

Kebutuhan Cairan dalam Tubuh: Fakta dan Mitos di Balik Rekomendasi HidrasiKebutuhan Cairan dalam Tubuh: Fakta dan Mitos di Balik Rekomendasi Hidrasi

Minum air putih yang cukup merupakan salah satu saran kesehatan yang umum disampaikan. Namun, berapa jumlah optimal yang sebenarnya diperlukan oleh tubuh setiap harinya?

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China dalam Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang

Artikel ini mengupas tuntas fakta serta mitos terkait rekomendasi bahwa setiap orang harus minum delapan gelas air putih setiap hari.

Kebutuhan Cairan Dalam Tubuh

Tubuh manusia memiliki komposisi sekitar 60% air, yang menunjukkan betapa vitalnya cairan bagi kehidupan. Kebutuhan cairan tiap individu bervariasi berdasarkan usia, jenis kelamin, tingkat aktivitas fisik, dan kondisi iklim.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar konsumsi cairan dilakukan secara seimbang dengan mengonsumsi air, jus, dan makanan yang kaya akan air. Hal ini menunjukkan bahwa tidak selalu harus delapan gelas air murni setiap hari untuk memenuhi kebutuhan hidrasi tubuh.

Dalam konteks yang lebih luas, penting untuk memahami bahwa cairan dapat diperoleh dari berbagai sumber, sehingga pendekatan terhadap hidrasi tidak perlu bersifat rigid.

Baca juga: Novak Djokovic Kembali Melaju ke Semifinal US Open 2025

Mitos Seputar “8 Gelas Sehari”

Kenyataan bahwa delapan gelas air harus diminum setiap hari bukanlah aturan universal yang berlaku untuk semua orang. Penelitian menunjukkan bahwa asupan cairan dapat berasal dari beragam sumber, termasuk makanan dan minuman non-air.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Institute of Medicine (IOM) menjelaskan bahwa konsep delapan gelas air tersebut mungkin berakar dari suatu penelitian yang tidak tepat. Oleh karena itu, rekomendasi ini harus dipahami secara lebih fleksibel, sehingga kebutuhan cairan individu dapat terpenuhi dengan cara yang lebih sesuai.

Menggali lebih dalam, penting untuk mengenali bahwa setiap individu memiliki kebutuhan yang berbeda, sehingga pendekatan harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing.

Mengidentifikasi Tanda Dehidrasi

Meskipun kebutuhan hidrasi bisa berbeda-beda, sangat penting untuk memperhatikan tanda-tanda dehidrasi yang mungkin muncul. Gejala umum dehidrasi meliputi rasa haus, mulut kering, dan urine yang berwarna lebih gelap.

Ahli gizi merekomendasikan agar individu lebih memperhatikan sinyal yang diberikan tubuhnya, daripada sekadar berpatokan pada angka tertentu terkait konsumsi air. Mengatur asupan cairan berdasarkan aktivitas harian dan kondisi fisik merupakan pendekatan yang lebih efektif dalam menjaga hidrasi.

Penting untuk menciptakan kesadaran akan kebutuhan hidrasi, sehingga individu dapat lebih responsif terhadap kondisi tubuh mereka, dan bukan semata-mata mengikuti angka yang telah direkomendasikan secara umum.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta Tak Kondusif

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kebutuhan Cairan dalam Tubuh: Fakta dan Mitos di Balik Rekomendasi Hidrasi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!