BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 18 JUNI 2025 • 06:21 WIB

Pembentukan Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara, Strategi Polri dan Kemenkeu Tingkatkan Pendapatan Negara

Pembentukan Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara, Strategi Polri dan Kemenkeu Tingkatkan Pendapatan NegaraGenerated by Journalist AI

urbanvibe.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani menyambut positif pembentukan Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Satgassus ini diharapkan dapat mendampingi kementerian dalam meningkatkan penerimaan negara di berbagai sektor.

Sri Mulyani menggarisbawahi pentingnya satgas ini untuk mendukung Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang sehat dan stabil. Ia menekankan bahwa penerimaan negara yang kuat sangat diperlukan agar APBN dapat berfungsi dengan baik.

Dukungan dan Koordinasi Antara Kementerian

Sri Mulyani menyatakan dukungannya terhadap inisiatif Kapolri mengenai Satgassus ini. Dalam kesempatan peluncuran, ia menyatakan pentingnya memperkuat kerjasama antara kementerian dan Polri.

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Bimo Wijayanto, juga menjelaskan bahwa diskusi terkait Satgassus telah dilakukan di kantor Kemenkeu. “Terkait Satgassus, kemarin sore kami sudah berdiskusi, kami undang Satgassus full team kecuali Pak Novel ke kantor kami,” ujarnya.

Bimo menegaskan komitmen Kemenkeu untuk berkoordinasi dengan Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara. Koordinasi ini mencakup pengamanan penerimaan negara dari sisi pencegahan dan penindakan.

Pembentukan Satgassus dan Anggotanya

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencanangkan pembentukan Satgassus sebagai langkah strategis dalam meningkatkan penerimaan negara. Novel Baswedan ditunjuk sebagai Wakil Kepala Satgassus, yang dipimpin oleh Herry Muryanto.

Anggota Satgassus terdiri dari mantan pegawai KPK yang berpengalaman dalam menangani kasus korupsi dan memiliki kompetensi dalam tata kelola pemerintahan. Inisiatif ini merupakan kelanjutan dari Satgassus Pencegahan Korupsi yang sebelumnya telah ada.

Yudi Purnomo Harahap, anggota Satgassus, mengungkapkan bahwa mereka telah melakukan koordinasi dengan berbagai kementerian terkait dalam enam bulan terakhir. Kunjungan lapangan dilakukan di pelabuhan-pelabuhan untuk melihat langsung situasi dan tantangan yang ada.

Kunjungan Lapangan dan Temuan

Pada bulan Mei dan Juni 2025, Satgassus melakukan kunjungan langsung ke Pelabuhan Perikanan Mayangan di Probolinggo dan Pelabuhan Benoa di Bali. Dalam kunjungan tersebut, ditemukan adanya potensi peningkatan pendapatan negara dari sektor perikanan yang masih dapat dimaksimalkan.

Yudi Purnomo menjelaskan, “Satgassus berusaha untuk memetakan masalah dan menawarkan serta mengawal solusi agar PNBP di sektor perikanan meningkat.” Ditemukan bahwa masih ada kapal penangkap ikan yang tidak memiliki izin, sehingga PNBP-nya tidak dapat dipungut.

Perizinan menjadi salah satu kendala utama, di mana banyak kapal telah mengajukan perizinan tapi masih terkendala dalam prosesnya. Yudi mencatat, “Dengan demikian, atas ikan hasil tangkapan kapal tak berizin tersebut tidak dapat dipungut PNBP-nya.”

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pembentukan Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara, Strategi Polri dan Kemenkeu Tingkatkan Pendapatan Negara

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!