BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 12 JULI 2025 • 04:41 WIB

Penghentian Bantuan Luar Negeri AS Berpotensi Picu Lonjakan Kasus HIV/AIDS Secara Global

Penghentian Bantuan Luar Negeri AS Berpotensi Picu Lonjakan Kasus HIV AIDS Secara GlobalGenerated by Journalist AI

urbanvibe.id – Kebijakan Presiden AS, Donald Trump, untuk menghentikan bantuan luar negeri diperkirakan akan mengakibatkan lonjakan kasus HIV/AIDS secara global. Badan PBB memperingatkan bahwa keputusan ini berpotensi menyebabkan jutaan orang terinfeksi virus mematikan ini.

Penghentian bantuan yang diumumkan pada Januari 2025 menciptakan kekhawatiran mendalam terkait dampaknya terhadap program kesehatan yang vital bagi masyarakat terpinggirkan.

Penghentian Bantuan yang Mengkhawatirkan

Pada Januari 2025, pemerintahan AS di bawah Donald Trump memutuskan untuk membekukan hampir seluruh bantuan luar negeri. Keputusan ini menimbulkan keprihatinan di kalangan lembaga internasional dan organisasi kesehatan di seluruh dunia.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, mengirimkan telegram ke semua pos diplomatik untuk mengumumkan hal ini. Dalam telegram tersebut, Rubio menjelaskan langkah-langkah yang diambil, termasuk penghentian bantuan asing yang ada serta penangguhan bantuan baru secara secepatnya.

Pemerintah AS juga berencana untuk meninjau dan mengembangkan standar baru untuk menilai apakah bantuan yang ada sejalan dengan agenda kebijakan luar negeri Trump. Peninjauan tersebut dijadwalkan selesai dalam waktu 85 hari.

Implikasi Serius Terhadap Program Kesehatan

Dalam waktu sebulan setelah pengumuman penutupan bantuan, Trump memutuskan untuk menghentikan lebih dari 90 persen program yang dijalankan oleh Badan Pembangunan Internasional AS (USAID). Hal ini termasuk program yang berfokus pada penanganan HIV dan inisiatif kesehatan lainnya.

Beberapa program kesehatan yang terpengaruh antara lain UNAIDS dan Stop TB Partnership, yang kini terpaksa kehilangan dana sebesar USD 4 miliar yang dijanjikan untuk respon HIV global pada tahun 2025. Penghentian ini berdampak langsung pada pelayanan bagi orang yang hidup dengan HIV/AIDS.

Akibat berkurangnya dana, banyak lembaga kesehatan yang terpaksa menutup klinik dan memberhentikan tenaga medis yang berperan penting dalam penanganan HIV/AIDS.

Prediksi Peningkatan Kasus Baru dan Kematian

Pada Maret 2025, UNAIDS memprediksi adanya 2.000 kasus baru HIV setiap hari, dengan peningkatan signifikan seiring dampak dari pemotongan dana ini. Lonjakan angka kematian akibat AIDS juga menjadi ancaman nyata terkait berhentinya program-program yang vital untuk ODHA.

Direktur Eksekutif UNAIDS, Winnie Byanyima, menyatakan bahwa penarikan pendanaan oleh AS telah mengakibatkan banyak layanan kesehatan yang runtuh. “Penarikan dana AS yang tiba-tiba ini telah menutup banyak klinik, memberhentikan ribuan pekerja kesehatan … semua ini berarti bahwa kita memperkirakan akan melihat peningkatan infeksi baru,” katanya.

Byanyima juga memperingatkan bahwa jika dana dari USAID tidak dialihkan atau dilanjutkan dalam jangka waktu 90 hari ke depan, terdapat potensi tambahan 6,3 juta kematian akibat AIDS dalam empat tahun ke depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Penghentian Bantuan Luar Negeri AS Berpotensi Picu Lonjakan Kasus HIV/AIDS Secara Global

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!