BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 01 SEPTEMBER 2025 • 05:09 WIB

Sri Mulyani Serukan Cinta Indonesia Usai Insiden Penjarahan di Rumah

Sri Mulyani Serukan Cinta Indonesia Usai Insiden Penjarahan di RumahGenerated by Journalist AI

urbanvibe.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk tidak pernah lelah mencintai Indonesia, meski baru saja mengalami insiden penjarahan di rumahnya sendiri.

Seruan ini disampaikan setelah rumahnya dijarah oleh sekelompok orang pasca-demonstrasi menuntut penghapusan tunjangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Penjarahan Rumah Sri Mulyani

Sri Mulyani menjadi korban penjarahan di rumah pribadinya yang terletak di Jalan Mandar, Bintaro Sektor 3A. Penjarahan ini terjadi dua kali, sekitar pukul 01.00 WIB dan 03.00 WIB, di tengah penjagaan ketat oleh puluhan prajurit TNI.

Menanggapi situasi tersebut, Sri Mulyani mengingatkan bahwa perjuangan untuk membangun Indonesia tidaklah mudah dan sering kali penuh tantangan. Ia merasakan bahwa perjuangan ini perlu dilakukan dengan etika dan moralitas.

Ia berpendapat bahwa politik adalah sebuah pengorbanan kolektif yang harus dijalani dengan baik, mengingat para pendahulu juga telah melalui hal yang sama.

Pentingnya Kualitas Demokrasi

Sebagai pejabat negara, Sri Mulyani mengingatkan bahwa UUD 1945 dan semua peraturan yang ada harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menekankan bahwa setiap regulasi disusun dengan partisipasi semua elemen, termasuk pemerintah dan masyarakat, secara terbuka.

Sri Mulyani juga mengungkapkan bahwa jika ada ketidakpuasan publik terhadap penegakan UU, masyarakat bisa mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi. Ia mempertahankan bahwa, “Itu sistem demokrasi Indonesia yang beradab.”

Ia pun tahu bahwa sistem yang ada saat ini masih memiliki banyak kelemahan. Namun, dia mengajak semua pihak untuk terus berupaya memperbaiki kualitas demokrasi dengan cara yang baik, bukan dengan cara kekerasan atau intimidasi.

Pesan untuk Masyarakat

Sebagai seorang pemimpin, Sri Mulyani merasa terhormat atas amanah yang diberikan kepadanya. Menurutnya, tugas tersebut tidak saja berat, tetapi juga memerlukan empati dan kepekaan untuk mendengarkan suara masyarakat.

Dia mengingatkan tentang pentingnya kerjasama untuk membangun Indonesia yang lebih baik, dengan mengutamakan sikap positif dan menghindari tindakan merusak seperti penjarahan.

Sri Mulyani berterima kasih kepada semua pihak yang memberikan dukungan serta kritik dalam proses pembangunan. Ia menyatakan, “Kami mohon maaf, pasti masih banyak sekali kekurangan. Bismillah, kami perbaiki terus menerus.”

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Sri Mulyani Serukan Cinta Indonesia Usai Insiden Penjarahan di Rumah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!