urbanvibe.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa harga beras medium dan premium di Indonesia mengalami kenaikan pada Agustus 2025. Kenaikan harga ini terpantau di semua tingkat distribusi, mulai dari penggilingan hingga eceran.
Data mencatat, rata-rata harga beras di tingkat penggilingan mencapai Rp13.596 per kilogram, meningkat dari Rp13.346 per kilogram pada bulan sebelumnya. Tren ini perlu dicermati mengingat potensi dampaknya terhadap inflasi makanan.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menyatakan bahwa harga beras premium dan medium di tingkat penggilingan telah meningkat secara signifikan. “Jika kita pilah menurut kualitas beras di penggilingan, maka beras premium naik 2,32% secara month-to-month atau naik 5,77% secara year-on-year,” ungkap Pudji dalam rilis BPS, Senin (1/9/2025).
Sementara itu, beras medium mencatat kenaikan 1,46% month-to-month dan 6,8% year-on-year. Kenaikan ini mencerminkan dinamika harga yang berpotensi mempengaruhi inflasi makanan di Indonesia.
Kenaikan harga tidak hanya terjadi di tingkat penggilingan, tetapi juga tercatat di tingkat grosir dan eceran pada bulan Agustus ini. Rata-rata harga beras di tingkat grosir naik 0,64% month-to-month menjadi Rp14.292 per kilogram, dari sebelumnya Rp14.202 per kilogram pada Juli 2025.
BPS juga mencatat bahwa rata-rata harga beras di tingkat grosir naik 5,56% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan harga ini didorong oleh meningkatnya biaya produksi dan distribusi.
Di tingkat eceran, harga beras menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan. Rata-rata harga beras di tingkat eceran meningkat 0,73% month-to-month dan 4,24% year-on-year pada Agustus 2025.
Dalam rincian, harga beras eceran naik dari Rp15.281 per kilogram pada Juli menjadi Rp15.393 per kilogram. “Sebagai informasi, harga beras yang kami sampaikan ini merupakan rata-rata harga beras yang mencakup berbagai jenis kualitas dan juga mencakup seluruh wilayah di Indonesia,” tambah Pudji.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: