Film 'Avatar: Fire and Ash' resmi tayang di bioskop Indonesia pada Rabu (17/12/2025), dua hari lebih cepat dari rilis internasional.
Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Suara dan Tuntutan yang Harus Didengar
Film ini menjadi yang ketiga dalam saga Avatar, dengan pemeran utama Sam Worthington, Zoe Saldana, dan Sigourney Weaver.
Kisah Keluarga Sully yang Berlanjut
Setelah menghadapi tragedi di film sebelumnya, keluarga Sully kini harus menavigasi hidup mereka di tengah ancaman baru. Film ini berfokus pada beban emosi yang dihadapi Jake Sully dan Neytiri setelah pertempuran melawan RDA.
Kehilangan yang mereka alami akan menjadi latar belakang yang mendalam untuk eksplorasi karakter serta hubungan dalam keluarga. Dengan ketegangan yang meningkat, penonton akan melihat bagaimana mereka bertahan dan beradaptasi.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Ancaman Baru dari Suku Ash
Dalam 'Fire and Ash', keluarga Sully berhadapan dengan Suku Ash, yang dipimpin oleh Varang. Suku ini dikenal sangat agresif dan memiliki ambisi kekuasaan yang membuat mereka menjadi ancaman serius bagi Pandora.
Konflik yang muncul dari pertemuan ini memaksa keluarga Sully untuk berjuang demi keselamatan dunia yang mereka cintai. Mereka harus melawan rasa takut dan ketidakpastian untuk melindungi satu sama lain.
Estetika dan Nuansa Visual yang Berbeda
Sutradara James Cameron menyebutkan bahwa film ini menawarkan pengalaman visual yang berbeda dengan lingkungan vulkanik yang gelap dan menegangkan. Nuansa ketegangan semakin kuat seiring dengan perjalanan karakter.
Menghadirkan elemen duka, kemarahan, dan siklus kekerasan, 'Fire and Ash' berusaha mengeksplorasi tema yang lebih mendalam dibandingkan film sebelumnya. Penonton akan dibawa pada perjalanan emosional karakter sepanjang durasi 3 jam 17 menit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: