Persaingan dalam dunia kecerdasan buatan (AI) pembuat gambar kini memasuki babak baru dengan peluncuran model dari Alibaba dan ByteDance.
Baca juga: Kasus Oknum Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online, Jalur Pidana Terancam
Kedua raksasa teknologi China ini berambisi menantang dominasi Google dengan fitur-fitur inovatif pada produk baru mereka.
Peluncuran Qwen-Image-2.0 oleh Alibaba
Alibaba secara resmi merilis Qwen-Image-2.0, bagian baru dari keluarga model Qwen yang dikembangkan melalui Alibaba Cloud.
Model ini dirancang khusus untuk menghasilkan gambar berbasis teks dengan kemampuan memahami perintah yang kompleks serta memproduksi visual berkualitas tinggi.
Dikenal sebagai tulang punggung baru dalam ekosistem AI mereka, Qwen-Image-2.0 diharapkan dapat terintegrasi dengan berbagai layanan e-commerce dan platform digital lainnya.
Dengan kemampuan untuk menangani prompt panjang dan detail, model ini juga turut mendukung proses pengeditan visual berbasis AI.
Inovasi Seedream 5.0 dari ByteDance
Di sisi lain, ByteDance meluncurkan Seedream 5.0, yang mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan reasoning, sehingga dapat memahami konteks perintah secara lebih kompleks.
Baca juga: Sidang Etik Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online, Kompol Cosmas Dikenakan Pelanggaran Berat
Model ini dilengkapi dengan kemampuan untuk menghasilkan gambar resolusi tinggi hingga 2K dan 4K, serta kontrol detail tekstur dan komposisi yang lebih akurat.
Saat ini, Seedream 5.0 sedang menjalani uji coba terbatas di platform seperti CapCut, yang populer di kalangan pengguna global.
Langkah ini mencerminkan ambisi ByteDance untuk memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam industri image generation.
Tantangan terhadap Google dan Persaingan di Pasar Global
Peluncuran Qwen-Image-2.0 dan Seedream 5.0 menjadi langkah strategis untuk melawan Nano Banana, model image generation unggulan dari Google.
Beberapa uji perbandingan independen menunjukkan bahwa Seedream 5.0 serta Nano Banana Pro mampu memproduksi gambar hingga resolusi 4K.
Namun, dalam pengujian, Nano Banana Pro menunjukkan konsistensi yang lebih baik dalam detail visual, terutama pada komposisi kompleks.
Di sisi lain, Seedream 5.0 menunjukkan keunggulan dalam kemampuan reasoning yang lebih dalam, fleksibilitas dalam menangani instruksi bertingkat, dan kemampuan mentransfer gaya visual dari satu referensi ke gambar baru.
Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: