YouTube Premium Kini Jadi Satu-Satunya Cara Nikmati Fitur Pemutaran Latar Belakang
Google telah resmi menutup akses gratis bagi pengguna non-Premium untuk fitur pemutaran latar belakang di YouTube.
Baca juga: Hasil Imbang Memuaskan: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos
Dengan kebijakan baru ini, pengguna kini diharuskan untuk berlangganan YouTube Premium untuk menikmati fitur tersebut.
Sebelumnya, fitur pemutaran di latar belakang merupakan salah satu daya tarik dari YouTube Premium.
Banyak pengguna non-Premium menggunakan peramban pihak ketiga seperti Samsung Internet, Brave, dan Vivaldi untuk mendapatkan akses ini tanpa biaya.
Namun, peningkatan laporan dari pengguna yang mengeluh mendorong Google untuk memperbarui sistem dan menutup celah tersebut.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation di Tengah Demo Pelajar
Google menyampaikan dalam pernyataan resminya, 'Background playback adalah fitur yang ditujukan khusus bagi anggota YouTube Premium.'
Perusahaan juga memastikan bahwa pembaruan ini bertujuan untuk menjaga konsistensi akses fitur di semua platform mereka.
Walaupun tidak menyebutkan jumlah pengguna yang terdampak oleh perubahan ini, langkah ini terlihat sebagai upaya Google untuk mempertahankan eksklusivitas dari fitur berbayar.
Kebijakan penutupan celah gratis ini merupakan bagian dari strategi Google untuk meningkatkan jumlah pengguna yang beralih ke layanan berlangganan.
Dengan mengurangi akses gratis pada fitur premium, perusahaan berharap dapat menarik lebih banyak pelanggan YouTube Premium.
Kesempatan yang sebelumnya dimanfaatkan oleh pengguna YouTube gratisan kini telah berakhir, menandai perubahan signifikan dalam kebijakan layanan.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer Bombastis Menjelang Penutupan Bursa
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: