BREAKING NEWS
|
SABTU, 13/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 20 JANUARI 2026 • 20:05 WIB

Kenaikan Drastis Harga RAM di Indonesia: Apa yang Terjadi?

Kenaikan Drastis Harga RAM di Indonesia: Apa yang Terjadi?Kenaikan Drastis Harga RAM di Indonesia: Apa yang Terjadi?

Industri teknologi di Indonesia tengah menghadapi tekanan besar akibat krisis chip global. Dalam kurun waktu satu bulan, harga RAM mengalami lonjakan yang mengejutkan hingga empat kali lipat.

Baca juga: Menggali Konsep Self Love: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Kehidupan Sehari-hari

Dari pemantauan di berbagai toko komputer, seperti di ITC Kuningan Jakarta, harga untuk jenis DDR4 dan DDR5 kini membuat pengguna harus merogoh kocek lebih dalam dari sebelumnya, membuatnya semakin sulit untuk mendapatkan perangkat keras yang diperlukan.

Kenaikan Harga yang Signifikan

Di ITC Kuningan, Jakarta, harga RAM DDR4 dan DDR5 telah melonjak drastis sejak akhir tahun lalu. Penjual RAM di sana, Hasan, menyatakan, 'Seminggu tuh bisa 3-4 kali naik. Nah udah terus naik. Sebulan naik Rp 400 ribu, Rp 600 ribu, akhirnya jadi 100% bisa Rp 1 jutaan.'

Saat ini, harga RAM DDR5 dengan kapasitas 32GB berkisar antara Rp 7-8 juta, sementara RAM 16GB naik menjadi lebih dari Rp 2 juta setelah sebelumnya hanya sekitar Rp 1 juta. Hasan menambahkan bahwa meskipun harga melonjak, pengguna tetap harus melanjutkan aktivitasnya dengan perangkat tersebut.

Penjual lain, Nasrun, menambahkan bahwa permintaan masih bertahan meski harga meningkat. Ia mengatakan, 'Kalau turun sih enggak, mau enggak mau lah,' menunjukkan bahwa konsumen harus menyesuaikan diri dengan kondisi ini yang terus berubah.

Baca juga: Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Pimpinan Serikat Pekerja: Aksi Demonstrasi dan RUU Perampasan Aset Terjadi

Faktor Penyebab Kenaikan Harga

Menurut firma riset IDC, kesenjangan antara permintaan dan pasokan diperkirakan akan semakin parah pada semester pertama 2026. Vanessa, perwakilan dari IDC, menjelaskan, 'Kondisi ini diperkirakan mulai mereda pada semester II, tetapi harga akan tetap tinggi setidaknya sampai awal 2027.'

Pembangunan pusat data AI yang besar menjadi salah satu faktor utama, bersama perubahan prioritas produsen chip yang kini lebih fokus pada segmen hyperscale atau AI. Hal ini berdampak langsung pada produksi chip konvensional, sehingga mengurangi pasokan untuk perangkat elektronik konsumen.

'Secara khusus, pasokan/manufaktur memori kelas bawah seperti DDR4, yang banyak digunakan pada smartphone entry-level, terus dikurangi,' kata Vanessa, mengindikasikan bahwa produksi telah berkurang dan mempengaruhi pasar secara keseluruhan.

Dampak di Pasar Lain

Kenaikan harga RAM diperkirakan juga akan berdampak pada pasar perangkat bekas, terutama smartphone. Permintaan yang tinggi di pasar resmi bisa menyebabkan meningkatnya harga di pasar sekunder, di mana banyak konsumen mencari alternatif yang lebih terjangkau.

Informasi dari penjual menunjukkan bahwa fluktuasi harga sangat tidak terduga, 'Kadang ada, kadang enggak (stoknya). Naik harganya suka berubah-ubah,' menandakan ketidakpastian yang ada di pasar saat ini.

Dengan pertumbuhan kebutuhan dari sektor smartphone, PC, dan industri otomotif, situasi ini terlihat sepertinya akan berlanjut dalam waktu yang lama, menegaskan pentingnya keberlanjutan pasokan komponen memori dan penyimpanan yang stabil.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Lille, Klub Bintang Prancis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kenaikan Drastis Harga RAM di Indonesia: Apa yang Terjadi?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!