BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 11 JANUARI 2026 • 19:55 WIB

Fondasi Kepercayaan dalam Era Kecerdasan Buatan: Keamanan dan Privasi Menjadi Kunci

Fondasi Kepercayaan dalam Era Kecerdasan Buatan: Keamanan dan Privasi Menjadi KunciFondasi Kepercayaan dalam Era Kecerdasan Buatan: Keamanan dan Privasi Menjadi Kunci

Samsung menekankan keharusan untuk menjadikan keamanan dan privasi sebagai prioritas dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) di ajang CES 2026 di Las Vegas.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia

Para ahli yang hadir dalam diskusi 'In Tech We Trust? Rethinking Security & Privacy in the AI Age' menggarisbawahi bahwa tanpa dua unsur tersebut, kepercayaan pengguna terhadap AI akan sulit terwujud.

Transparansi dalam Penggunaan AI

Dalam era di mana AI terintegrasi dalam berbagai perangkat seperti smartphone dan peralatan rumah pintar, transparansi mengenai penggunaan data pengguna menjadi sangat krusial.

CEO Open Machine, Allie K. Miller, menekankan, "Ketika berbicara tentang AI, pengguna menginginkan transparansi dan kontrol. Visibilitas seperti ini membangun rasa percaya."

Konsep trust by design AI semakin diperkuat dengan perlunya perancangan keamanan dan privasi sejak awal, menghindari pendekatan yang bersifat tambalan di akhir proses.

Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Pentingnya On-Device AI

Samsung menjelaskan bahwa on-device AI adalah metode pengolahan data langsung pada perangkat, bertujuan untuk mengurangi risiko pengiriman data pribadi yang tidak perlu.

Meskipun penggunaan cloud masih ada, penting bagi pengguna untuk memahami dan mengontrol bagaimana data mereka diproses.

Pendekatan ini diharapkan dapat mengintegrasikan kenyamanan teknologi AI dengan perlindungan privasi yang memadai untuk pengguna.

Keamanan melalui Samsung Knox

Dalam konteks semakin banyaknya perangkat dengan integrasi AI, pendekatan keamanan perlu beradaptasi, dan di sinilah Samsung Knox berperan penting.

Dengan teknologi ini, keamanan perangkat tidak hanya dijaga pada level chipset, tetapi juga mendorong sistem pemantauan dalam ekosistem melalui Knox Matrix.

Sekretaris Jenderal Platform AI Samsung, Shin Baik, menyatakan, "Kepercayaan terhadap AI dimulai dari keamanan yang terbukti, bukan sekadar janji."

Baca juga: Korea Selatan Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Fondasi Kepercayaan dalam Era Kecerdasan Buatan: Keamanan dan Privasi Menjadi Kunci

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!