Pertarungan Epic: Newcastle United Kembali Hadapi Barcelona di Liga Champions
Barcelona kembali melakoni laga yang menantang saat bertandang ke Inggris, kali ini menghadapi Newcastle United di leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026.
Baca juga: Pihak Kampus dan Polda Jabar Bantah TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan
Meskipun mencatatkan kemenangan pada pertemuan sebelumnya, Newcastle bertekad membalikkan keadaan dan meraih hasil positif di hadapan pendukungnya sendiri.
Duel antara Newcastle United dan Barcelona di Liga Champions kembali mengingatkan pada sejarah pertemuan mereka. Pertemuan sebelumnya berakhir dengan kemenangan Barcelona 2-1 pada 18 September 2025 di markas Newcastle.
Kini, Newcastle, bertindak sebagai tuan rumah, memiliki ambisi besar untuk meraih dominasi dalam pertandingan ini. Kemenangan menjadi target utama untuk mengembalikan kepercayaan diri setelah kekalahan di pertemuan sebelumnya.
Pelatih dan pemain Newcastle berfokus pada hasil positif yang harus diraih untuk memulihkan semangat tim yang sempat terpukul. Motivasi ini akan menjadi pendorong ekstra saat mereka berhadapan langsung dengan Barcelona.
Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan Gmail Terkait Phishing
Barcelona memiliki catatan yang kurang menguntungkan saat bertandang ke Inggris dalam beberapa musim terakhir. Dalam 17 musim berturut-turut, mereka mengalami tujuh kekalahan di tanah Inggris, dengan beberapa momen pahit yang sudah pasti akan diingat.
Salah satu kekalahan yang paling berkesan adalah saat tersingkir di perempat final Liga Champions 2004/2005 oleh Chelsea. Insiden ini membuat Barcelona menyadari pentingnya waspada di setiap pertandingan melawan tim asal Inggris.
Pengalaman pahit kembali menghampiri mereka ketika tersingkir oleh Liverpool pada semifinal Liga Champions 2018/2019, di mana mereka kalah telak 4-0 di Anfield setelah sempat unggul di leg pertama. Kegagalan ini menjadi pelajaran bahwa tidak ada tim yang dapat dianggap remeh.
Menjelang laga ini, pelatih Barcelona menegaskan bahwa semua pemain berada dalam kondisi siap tempur. Mereka menyadari bahwa setiap kesalahan di fase knockout Liga Champions dapat berakibat fatal, sehingga fokus menjadi kunci utama.
Sebaliknya, Newcastle diharapkan tampil lebih agresif dan memanfaatkan setiap peluang yang ada untuk meraih kemenangan. Tim yang dilatih Anthony Gordon bertekad untuk menunjukkan performa terbaik dan membalikkan prediksi.
Dengan kedua tim yang memiliki motivasi tinggi, laga ini diprediksi akan berlangsung dengan intensitas tinggi dan taktik yang matang dari para pelatih. Setiap detik di lapangan akan menjadi sangat berharga untuk melanjutkan langkah di kompetisi Eropa.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: