Nyeri sendi menjadi masalah umum yang dialami banyak orang, terutama seiring bertambahnya usia. Namun, tahukah Anda bahwa pola makan kita dapat memengaruhi kondisi ini secara signifikan?
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation di Tengah Demo Pelajar
Beberapa jenis makanan ternyata bisa memperburuk gejala nyeri sendi yang sudah ada. Mari kita ulas beberapa makanan yang sebaiknya dihindari demi menjaga kesehatan sendi.
Makanan Olahan dan Gula
Makanan olahan, seperti makanan cepat saji dan snack kemasan, sering mengandung tinggi gula dan lemak jenuh. Gula dalam makanan ini dapat memicu peradangan dalam tubuh, yang bukan hanya berdampak pada berat badan, tetapi juga memperburuk nyeri sendi.
Sebuah kajian menunjukkan bahwa konsumsi gula tambahan dapat meningkatkan risiko diabetes, yang dapat berkaitan dengan masalah kesehatan sendi. Memilih untuk menghindari gula tambahan dan beralih ke makanan alami bisa membantu mengurangi peradangan dan nyeri yang dirasakan.
Konsumsi makanan olahan yang kaya lemak trans juga dianggap merugikan. Lemak trans dapat menyebabkan peradangan dan memperparah gejala nyeri sendi.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak
Daging Merah dan Makanan Berlemak
Daging merah, khususnya yang berlemak, sebaiknya dikonsumsi dengan hati-hati. Lemak jenuh yang terdapat pada daging merah dapat meningkatkan kadar kolesterol dan berkontribusi terhadap peradangan dalam tubuh.
Beberapa penelitian telah menunjukkan hubungan antara konsumsi daging merah dan peningkatan nyeri sendi. Sebagai alternatif, lebih baik memilih protein tanpa lemak, seperti ayam atau ikan, yang lebih ramah bagi kesehatan sendi.
Susu dan produk olahannya juga bisa jadi faktor pemicu, terutama bagi mereka yang intoleran atau sensitif terhadap laktosa. Rasa tidak nyaman pada sendi bisa semakin parah dengan konsumsi produk ini.
Karbohidrat Refining
Karbohidrat refinasi yang terdapat dalam roti putih, pasta, dan nasi putih dapat berdampak negatif pada kesehatan sendi. Proses pengolahan karbohidrat ini menghilangkan serat dan nutrisi penting yang seharusnya ada.
Ketika tubuh mengonsumsi karbohidrat yang cepat dicerna, ini akan menyebabkan lonjakan kadar gula darah. Lonjakan ini pada gilirannya dapat menimbulkan peradangan yang menyebabkan nyeri sendi semakin bertambah.
Untuk menjaga kesehatan sendi, sebaiknya pilih karbohidrat kompleks seperti oatmeal, beras merah, atau quinoa yang lebih kaya akan serat dan nutrisi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: