Tips Sehat Mengatur Tekanan Darah Saat Berpuasa
Bulan puasa menjadi waktu yang penuh makna bagi umat Muslim, namun bagi yang memiliki tekanan darah tinggi, hal ini bisa menjadi tantangan tersendiri.
Baca juga: Sidang Etik Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online, Kompol Cosmas Dikenakan Pelanggaran Berat
Mengelola tekanan darah selama menjalankan ibadah puasa sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh agar tetap optimal.
Asupan makanan yang tepat selama sahur dan berbuka sangat mempengaruhi tekanan darah. Sangat dianjurkan untuk memilih makanan tinggi serat dan rendah garam agar tekanan darah tetap terkontrol.
Sayuran hijau, buah-buahan, serta biji-bijian merupakan pilihan yang baik dan sehat untuk meningkatkan kesehatan jantung selama bulan puasa. Mengonsumsi makanan seperti ini dapat membantu menjaga keseimbangan tekanan darah.
Hindari makanan yang mengandung banyak gula dan lemak jenuh, karena bisa berdampak negatif pada tekanan darah. Konsumsi makanan yang lebih bergizi terbukti lebih efektif dalam mengelola tekanan darah.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial
Aktivitas fisik tetap harus dilakukan selama bulan puasa, namun memilih waktu yang tepat sangatlah penting. Berolahraga setelah berbuka puasa bisa menjadi solusi terbaik untuk melakukan aktivitas fisik tanpa risiko kehilangan energi.
Jika ingin berolahraga saat sahur, gunakan intensitas rendah seperti jalan santai atau yoga. Hal ini dapat mencegah kelelahan berlebih selama puasa.
Pastikan juga untuk melakukan pemanasan sebelum berolahraga dan pendinginan setelah selesai. Selain itu, jangan lupakan pentingnya hidrasi dengan meminum air yang cukup saat berbuka dan sahur.
Hidrasi yang baik sangat berpengaruh terhadap kesehatan, terutama pada tekanan darah. Pastikan untuk mengonsumsi cukup air antara waktu berbuka dan sahur untuk menghindari dehidrasi yang bisa memengaruhi tekanan darah.
Hindari minuman berkafein dan beralkohol dalam perjalanan puasa, karena dapat mengganggu keseimbangan cairan dalam tubuh. Air putih dan jus tanpa gula menjadi pilihan terbaik yang dapat membantu menjaga hidrasi.
Sebuah studi menunjukkan bahwa cairan yang cukup dapat membantu menjaga kestabilan tekanan darah, sehingga penting untuk memperhatikan asupan cairan selama bulan puasa.
Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan Gmail Terkait Phishing
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: