BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 05 FEBRUARI 2026 • 15:15 WIB

Puasa di Bulan Ramadan: Panduan untuk Penderita Hipertensi

Puasa di Bulan Ramadan: Panduan untuk Penderita HipertensiPuasa di Bulan Ramadan: Panduan untuk Penderita Hipertensi

Puasa di bulan Ramadan menjadi tantangan bagi penderita hipertensi, dan banyak yang mempertanyakan keamanannya. Apakah benar puasa bisa dilakukan tanpa risiko bagi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi?

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual yang Mengubah Pengalaman Menonton

Walaupun puasa dapat memberikan manfaat, ada juga potensi risiko yang perlu diperhatikan. Memahami ini sangat penting agar ibadah dapat dijalani dengan aman.

Memahami Hipertensi dan Puasa

Hipertensi adalah kondisi yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan bisa mengakibatkan berbagai masalah kesehatan. Bagi penderita hipertensi, menjaga pola makan dan gaya hidup menjadi sangat penting terutama selama bulan puasa.

Selama puasa, perubahan pola makan dan pembatasan asupan cairan dapat mempengaruhi kadar tekanan darah akibat pengaruh hormon. Hormon dan sistem kardiovaskular bisa terganggu jika pola makan tidak dikelola dengan baik.

Sebagian ahli menyatakan bahwa puasa yang baik dapat membantu mengatur pola makan dan meningkatkan kesadaran akan kesehatan. Namun, penting untuk mendapatkan pemahaman yang jelas sebelum melaksanakan puasa.

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi WFH untuk ASN, Sarankan Gunakan Transportasi Umum

Risiko dan Manfaat Puasa

Risiko utama bagi penderita hipertensi saat berpuasa adalah dehidrasi, yang dapat menyebabkan lonjakan tekanan darah. Dengan terbatasnya waktu untuk minum, kekurangan cairan menjadi hal yang perlu diwaspadai.

Namun, ada kalanya puasa dapat membantu menurunkan berat badan yang, pada gilirannya, dapat menurunkan tekanan darah. Dr. Ahmad, seorang ahli gizi, menekankan bahwa 'Makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka harus kaya akan nutrisi untuk mendukung kesehatan.'

Penting bagi penderita hipertensi untuk memilih makanan sehat, seperti sayur segar dan buah, serta menghindari makanan tinggi garam dan lemak yang dapat berpengaruh negatif pada tekanan darah.

Tips Puasa Aman untuk Penderita Hipertensi

Untuk menjalani puasa dengan aman, penting bagi penderita hipertensi untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum Ramadan agar memperoleh saran medis yang tepat dan sesuai. Persiapan yang baik dapat membantu mengurangi risiko yang mungkin terjadi.

Atur pola makan dengan memilih sahur yang seimbang, kombinasi karbohidrat kompleks, protein, dan cukup cairan adalah kunci. Menghindari makanan olahan yang dapat meningkatkan tekanan darah sangat disarankan.

Aktivitas fisik tetap disarankan, namun harus dilakukan dengan bijak. Aktivitas ringan seperti berjalan dapat membantu menjaga kesehatan jantung tanpa memberikan beban yang berlebihan pada tubuh.

Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Puasa di Bulan Ramadan: Panduan untuk Penderita Hipertensi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!