Industri di Indonesia kini mendapat solusi terbaru untuk tantangan pengantaran barang melalui pengembangan robot otonom bernama CARRIE. Robot ini dirancang untuk mengatasi kendala dalam pengantaran yang selama ini mengandalkan tenaga manusia, terutama di area yang sulit dilalui.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Lille, Klub Bintang Prancis
Dikembangkan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), CARRIE memiliki kemampuan untuk beroperasi di berbagai medan yang menantang, meningkatkan efisiensi dan keselamatan dalam proses pengiriman barang di sektor industri.
Tantangan dalam Pengantaran Barang di Industri
Pengantaran barang dalam industri lokal sering dihadapkan pada berbagai tantangan, terutama di medan yang sulit dan tidak rata. Roni Permana Saputra, Peneliti Ahli Madya dari Pusat Riset Mekatronika Cerdas (PRMC) BRIN, menyatakan bahwa pengoperasian sistem pengantaran konvensional kerap terhambat oleh rintangan seperti perbedaan ketinggian dan desain tata letak yang tidak tetap.
Kondisi ini tidak hanya mengurangi efisiensi operasional tetapi juga meningkatkan risiko keselamatan kerja. Melihat tantangan tersebut, diperlukan inovasi yang lebih canggih dan adaptif untuk memenuhi kebutuhan industri.
Baca juga: Tips Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Kecil
Inovasi melalui CARRIE: Robot Otonom untuk Pengantaran Kargo
CARRIE, singkatan dari Collaborative Autonomous Robot for Rugged Industrial Environment, merupakan hasil inovasi BRIN untuk menghadapi tantangan pengantaran barang. Robot ini dirancang dengan platform mekanik adaptif yang memungkinkannya beroperasi di lingkungan yang sarat dengan rintangan.
Dengan teknologi pemetaan lingkungan dan navigasi otonom, CARRIE mampu beradaptasi tanpa memerlukan jalur tetap. Ini artinya, CARRIE dapat menyesuaikan rute operasinya sesuai kondisi lapangan yang terus berubah.
Kemampuan dan Kelebihan CARRIE dalam Operasional Industri
Secara mekanis, CARRIE dilengkapi dengan mekanisme swing arm yang menghubungkan dua platform dengan free rotation joint. Desain ini dibuat agar robot tetap stabil meski melintasi medan penuh tanjakan atau permukaan yang tidak rata, sangat cocok untuk area manufaktur dan pergudangan.
Sensor LiDAR yang terintegrasi memberi CARRIE kemampuan untuk mendeteksi rintangan dan menyesuaikan pergerakannya secara real-time. Hal ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga menambah lapisan keselamatan bagi proses pengantaran barang di lingkungan yang kompleks.
Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: