Google baru-baru ini memperkenalkan fitur Deteksi Penipuan secara real-time pada ponsel Pixel untuk meningkatkan keamanan pengguna dari panggilan yang mencurigakan.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens
Fitur ini menyediakan peringatan visual yang membantu pengguna mengenali potensi penipuan saat menerima panggilan telepon.
Pengenalan Fitur Deteksi Penipuan
Google memperkenalkan fitur Deteksi Penipuan ini pada acara I/O 2024 yang berlangsung pada bulan Mei lalu.
Menggunakan teknologi kecerdasan buatan, fitur ini mampu menganalisis pola percakapan yang sering muncul dalam skenario penipuan.
Setelah mendeteksi panggilan mencurigakan, sistem akan menampilkan peringatan, misalnya 'Aktivitas mencurigakan terdeteksi untuk panggilan ini'.
Pengguna memiliki opsi untuk mengakhiri panggilan atau menandainya bukan penipuan.
Teknologi yang Digunakan
Fitur Deteksi Penipuan pada seri Pixel 9 didukung oleh Gemini Nano, yang merupakan model pembelajaran mesin yang canggih.
Baca juga: Korea Selatan Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Teknologi ini tidak hanya tersedia di Pixel 9, tetapi juga di seluruh perangkat Pixel 6 hingga 8a.
Google memastikan bahwa tidak ada audio atau transkripsi percakapan yang disimpan di perangkat pengguna, dan semua data yang diperlukan akan diproses di server Google.
Pengguna memiliki kontrol penuh untuk menonaktifkan fitur ini sesuai kebutuhan.
Cara Mengaktifkan Fitur
Untuk mengaktifkan fitur Deteksi Penipuan, pengguna dapat mengakses Setelan dalam aplikasi Telepon Google.
Fitur ini saat ini hanya tersedia untuk pengguna beta publik di Amerika untuk perangkat Google Pixel 6 dan yang lebih baru.
Google juga mendorong pengguna untuk memberikan feedback tentang pengalaman mereka melalui menu Bantuan & Masukan dalam aplikasi Telepon Google.
Pengguna tetap disarankan untuk waspada terhadap semua panggilan dari sumber yang tidak dikenal.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Lille, Klub Bintang Prancis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: