Paket layanan Internet Rakyat menawarkan kecepatan hingga 100 Mbps dengan harga terjangkau Rp 100 ribu per bulan, diharapkan dapat menyasar masyarakat di daerah yang kurang terlayani.
Baca juga: Novak Djokovic Kembali Melaju ke Semifinal US Open 2025
Layanan ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Solusi Sinergi Digital Tbk dan Orex SAI menggunakan teknologi Fixed Wireless Access (FWA) 5G, yang dijadwalkan untuk resmi diluncurkan tahun depan.
Detail Paket Internet Rakyat
Paket layanan Internet Rakyat menawarkan kecepatan maksimum 100 Mbps dengan harga Rp 100 ribu per bulan, memberikan pengguna keuntungan tambahan berupa gratis sewa modem dan kuota unlimited selama 30 hari.
Layanan ini hanya akan tersedia di beberapa wilayah tertentu, termasuk Jawa, Maluku, dan Papua, untuk menjangkau masyarakat di daerah yang selama ini kurang diperhatikan.
Pengguna dapat memperoleh informasi lebih lanjut mengenai paket ini melalui laman resmi Internet Rakyat, dengan proses pendaftaran yang melibatkan langkah-langkah verifikasi yang cukup mudah.
Kerja Sama Strategis untuk Menghadirkan Internet 5G
Layanan Internet Rakyat merupakan hasil kolaborasi yang strategis antara PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) dan Orex SAI, dengan memanfaatkan teknologi Fixed Wireless Access (FWA) yang beroperasi di frekuensi 1,4 GHz.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Korban di Kampus
Yune Marketatmo, Presiden Direktur Surge, menyatakan bahwa tujuan utama dari kemitraan ini adalah untuk menghadirkan akses internet yang cepat dan terjangkau bagi masyarakat.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi ini dalam upaya menjembatani kesenjangan digital yang ada, memungkinkan lebih banyak orang untuk terhubung dan akses informasi.
Inisiatif Pemerintah dalam Penyediaan Akses Internet
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan bahwa Indonesia akan segera memiliki layanan internet berkecepatan tinggi yang dapat diakses secara terjangkau oleh masyarakat.
Nezar menambahkan, “Ini bukan hanya tentang menghubungkan orang. Ini tentang menyediakan akses berkecepatan tinggi yang terjangkau.”
Teknologi yang diterapkan dirancang untuk menghindari proses pemasangan yang rumit dan mahal, sehingga memudahkan masyarakat dalam mendapatkan layanan ini.
Implementasi dari layanan Internet Rakyat direncanakan berlangsung dengan penugasan hingga 4.800 stasiun basis pada kuartal pertama tahun 2026.
Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: