BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 28 NOVEMBER 2025 • 21:40 WIB

Mengungkap Dampak Multitasking Terhadap Fungsi Otak

Mengungkap Dampak Multitasking Terhadap Fungsi OtakMengungkap Dampak Multitasking Terhadap Fungsi Otak

Sering membuka puluhan tab di browser mungkin sudah menjadi kebiasaan sehari-hari, tetapi tahukah kamu bahwa hal ini dapat memengaruhi performa otak kita? Penelitian terbaru menunjukkan bahwa multitasking yang berlebihan dapat mengganggu fokus dan efisiensi mental kita.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual yang Mengubah Pengalaman Menonton

Fenomena ini dikenal sebagai 'cognitive switching', di mana berpindah antara tugas dapat memperlambat kemampuan otak untuk memproses informasi. Mari kita telusuri lebih lanjut tentang bagaimana otak kita bekerja ketika dihadapkan dengan banyaknya informasi.

Bagaimana Otak Memproses Informasi?

Otak manusia merupakan sistem yang kompleks dan canggih, namun tidak dirancang untuk menangani banyak informasi secara bersamaan. Ketika kita membuka banyak tab, otak dipaksa untuk beralih antara berbagai tugas, yang bisa menghambat kemampuan kita untuk memfokuskan perhatian.

Proses ini dikenal sebagai 'cognitive switching', yang berarti setiap kali kita beralih dari satu tab ke tab lainnya, otak memerlukan waktu untuk beradaptasi. Penelitian menunjukkan bahwa terlalu sering berganti tugas dapat mengakibatkan penurunan daya ingat jangka pendek, mengakibatkan informasi penting mungkin terlewat.

Dengan kata lain, semakin sering kita berpindah antara tugas, semakin sulit bagi otak kita untuk tetap fokus. Hal ini meningkatkan risiko kelelahan mental, yang pada gilirannya dapat mengurangi produktivitas.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Demo Ricuh di Jakarta

Dampak Multitasking Terhadap Kinerja

Di era digital saat ini, multitasking menjadi kebiasaan yang umum. Namun, dampak negatifnya terhadap kinerja bisa jauh lebih besar dari yang kita sangka, terutama saat kita membuka banyak tab.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Stanford University menemukan bahwa individu yang sering multitasking tidak menunjukkan efisiensi yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang fokus pada satu tugas. Faktanya, membuka terlalu banyak tab dapat membuat kita kurang produktif.

Alih-alih menyelesaikan tugas dengan cepat, waktu yang dihabiskan justru lebih banyak digunakan untuk berpindah dari satu tab ke tab lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa terkadang kurang lebih lebih baik dalam konteks produktivitas.

Tips Agar Otak Tidak Lemot

Maka, bagaimana cara kita menghindari keletihan mental akibat multitasking? Salah satu strateginya adalah dengan membatasi jumlah tab yang dibuka; cobalah untuk menyelesaikan satu tugas sebelum beralih ke yang lain.

Jika diperlukan, Anda bisa memanfaatkan aplikasi pengelola tab. Aplikasi tersebut dapat membantu mempertahankan organisasi dan mengurangi kekacauan visual di layar.

Terakhir, praktikkan konsep 'deep work' dengan menghindari gangguan untuk periode tertentu. Fokus pada kualitas pekerjaan yang dilakukan akan selalu lebih berharga dibandingkan kuantitas yang dihasilkan.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mengungkap Dampak Multitasking Terhadap Fungsi Otak

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!