urbanvibe.id – Predikat gedung tertinggi di dunia akan segera berpindah tangan ke Jeddah Tower di Arab Saudi dalam beberapa tahun mendatang. Gedung ini diperkirakan akan memiliki ketinggian mencapai 1.000 meter, melampaui Burj Khalifa yang saat ini berdiri di 828 meter.
Jeddah Tower terletak di kota Jeddah, yang merupakan pelabuhan utama di Arab Saudi dan kota terpadat kedua di Timur Tengah. Setelah selesai, gedung ini akan menjadi bagian dari keajaiban arsitektur lain di Jeddah, termasuk Masjid Terapung Penang dan kawasan bersejarah Al Balad.
Gedung ini dirancang sebagai multifungsi dengan fasilitas yang lengkap, mulai dari perkantoran, hunian, area komersial, hingga hotel. Selain itu, di bagian atas akan ada dek observasi tertinggi di dunia serta balkon luar ruangan yang sebelumnya direncanakan sebagai helipad.
Jeddah Tower memiliki desain neo-futuristik yang terinspirasi oleh elemen tradisional, dengan bentuk yang menyerupai daun palem, melambangkan keaslian budaya Arab Saudi. Adrian Smith dan Gordon Gill, perancang gedung ini, menyatakan, ‘Geometri menara, yang dimulai dari dasar sebagai bentuk tripod tunggal, kemudian secara bertahap terpisah di puncak menara, berkaitan dengan karakteristik kinerja angin menara.’
Desain menara ini tidak hanya memberikan tampilan yang unik tetapi juga mencerminkan kemajuan teknologi dalam pembangunan gedung supertinggi. Proyek ini menunjukkan bagaimana arsitektur modern bisa memadukan inovasi dengan nilai-nilai tradisional yang ada.
Pembangunan Jeddah Tower dimulai pada tahun 2013 tetapi terhenti pada 2018 akibat penarikan kontraktor Binladin Group dari proyek seiring dengan kebijakan pembersihan korupsi di Arab Saudi. Penundaan lebih lanjut juga disebabkan oleh pandemi COVID-19, yang memperlambat proses kembali ke jalur pembangunan.
Pembangunan kembali dimulai pada September 2023, dan targetnya diperkirakan akan selesai dalam waktu empat hingga lima tahun ke depan. Laporan terkini menunjukkan bahwa hingga Januari 2025, sebanyak 60 lantai dari keseluruhan bangunan telah terbangun, dengan sisa konstruksi yang terus berlangsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: