Lelang Papakha Khabib: Kontroversi dan Reaksi Rival
Perseteruan antara Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor kembali memanas menjelang lelang Papakha yang dilakukan Khabib di media sosial Telegram.
Baca juga: Menggali Konsep Self Love: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Kehidupan Sehari-hari
Papakha, topi tradisional Dagestan, berhasil terjual seharga 4,4 juta USD dalam waktu 24 jam, memicu reaksi panas dari McGregor.
Khabib Nurmagomedov meluncurkan lelang Papakha sebagai simbol budaya Dagestan dan untuk memperkenalkan NFT (Non-Fungible Token), sebuah token digital yang memiliki nilai unik terkait dengan blockchain.
Khabib berharap lelang ini dapat mengedukasi penggemar tentang tren NFT yang semakin berkembang. Topi tersebut terjual dengan harga 4,4 juta USD atau setara dengan Rp 73 miliar, menunjukkan minat yang tinggi dari penggemar MMA dan kolektor NFT.
Nilai historis Papakha yang dimiliki Khabib menambah daya tarik bagi lelang ini, dan banyak yang menganggapnya sebagai investasi berharga di dunia koleksi digital.
Baca juga: Adrian Wibowo: Pemain Indonesia-Amerika Pertama di Major League Soccer
Conor McGregor tidak terdiam dan segera menanggapi lelang tersebut melalui akun media sosialnya. Ia menuduh Khabib sebagai penipu yang memanfaatkan nama mendiang ayahnya untuk kepentingan pribadi.
"Tidak mungkin Khabib yang baik hati itu menggunakan nama mendiang ayahnya, serta budaya Dagestan, untuk menipu penggemarnya dan menjual banyak NFT digital lalu menghapus semua kontennya setelah terjual, membuat uang penggemarnya dirampok," tulis McGregor.
Kritik McGregor juga menyoroti aspek kultural dan emosional dari tindakan Khabib, menyebutnya sebagai tindakan kurang ajar dan menghina.
Khabib merespons serangan McGregor sambil menuduhnya sebagai pembohong. Ia menegaskan bahwa McGregor tidak akan pernah berhasil menjatuhkan namanya setelah kekalahan mereka di UFC 229.
"Dasar pembohong besar! Kau akan selalu berusaha mencoreng namaku setelah kau hancur malam itu, tapi kau tak akan pernah berhasil!" tulis Khabib, menunjukkan ketegangan yang masih ada antara keduanya.
Khabib juga mengarahkan kritik kepada McGregor mengenai riwayat kecanduannya, menyebut bahwa ia telah membantu banyak mantan pecandu narkoba di pusat rehabilitasi di Dagestan, menegaskan komitmennya terhadap isu-isu sosial.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: