Menatap layar terlalu lama bisa berakibat pada masalah kesehatan mata yang serius. Kondisi ini sering diabaikan, padahal bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.
Baca juga: Novak Djokovic Kembali Melaju ke Semifinal US Open 2025
Mata kering adalah salah satu akibat utama dari paparan layar yang berlebihan, yang banyak dialami oleh pekerja dan gamer. Tanpa penanganan yang tepat, masalah ini bisa semakin parah.
Penyebab Mata Kering
Mata kering terjadi ketika produksi air mata tidak mencukupi untuk menjaga kelembapan mata. Beberapa penyebab umum meliputi cuaca kering, penggunaan lensa kontak yang berkepanjangan, serta paparan layar yang terlalu lama.
Di zaman digital ini, banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer atau smartphone tanpa menyadari dampaknya. Aktivitas tersebut membuat kita jarang berkedip, mengakibatkan mata kurang mendapatkan pelumasan yang dibutuhkan.
Menurut penelitian dari American Academy of Ophthalmology, kondisi ini dikenal sebagai 'digital eye strain' yang dapat memperburuk gejala mata kering. Masalah ini bisa mengganggu kenyamanan dan produktivitas.
Baca juga: Direktur Lokataru Foundation Ditangkap Terkait Dugaan Penghasutan
Gejala yang Timbul
Gejala mata kering dapat bervariasi, mulai dari rasa gatal, kemerahan, hingga penglihatan kabur. Sering kali, orang merasa seperti ada benda asing yang mengganjal di mata.
Kondisi ini juga dapat membuat mata lebih sensitif terhadap cahaya, sehingga aktivitas harian seperti membaca atau bekerja menjadi tidak nyaman. Jika dibiarkan, gejala ini dapat menyebabkan kerusakan permanen pada mata.
Penting untuk mengenali gejala ini agar dapat segera ditangani dengan langkah-langkah yang sesuai.
Solusi Mengatasi Mata Kering
Untuk mengatasi mata kering akibat terlalu lama menatap layar, ada beberapa cara yang efektif. Salah satunya adalah menerapkan aturan 20-20-20: setiap 20 menit, alihkan pandangan dari layar dan lihat objek yang berjarak 20 kaki selama 20 detik.
Menggunakan pelembap udara di ruangan juga dapat membantu menjaga kelembapan. Jika perlu, penggunaan tetes mata artifisial bisa meredakan gejala mata kering.
Sebagai langkah tambahan, penting untuk berkedip secara sadar saat menatap layar. Hal ini dapat menjaga kelembapan alami mata dan mengurangi ketegangan.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta Tak Kondusif
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: