Di era modern ini, banyak generasi muda yang tampaknya mulai menjauh dari keinginan memiliki rumah di usia 30 tahun. Beragam faktor, termasuk gaya hidup dan kondisi ekonomi, memicu perubahan pandangan ini.
Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae setelah Kematian Pengemudi Ojek Online
Lebih banyak dari mereka kini memilih untuk menyewa atau tinggal bersama keluarga alih-alih terikat pada tanggung jawab memiliki rumah sendiri. Fenomena ini menarik untuk ditelusuri lebih dalam.
Perubahan Gaya Hidup
Generasi muda kini lebih cenderung mengalokasikan dana untuk pengalaman dibandingkan dengan investasi pada aset tetap. Liburan, hobi, serta kegiatan sosial sering kali diutamakan di atas kepemilikan rumah.
Menurut survei, 68% generasi muda menganggap memiliki pengalaman berharga lebih penting dibandingkan aset material, termasuk rumah. Kebebasan dan ketidakpastian masa depan semakin membuat mereka enggan berkomitmen pada kepemilikan properti.
Baca juga: Aliansi BEM SI Siapkan Aksi Unjuk Rasa Besar pada 2 September 2025
Kondisi Ekonomi yang Menantang
Tingginya biaya hidup di kota-kota besar menjadi pertimbangan serius bagi generasi muda saat memutuskan untuk memiliki rumah. Laporan menunjukkan bahwa harga properti terus meningkat, sehingga menciptakan tantangan tersendiri.
Banyak dari mereka juga masih menghadapi utang pendidikan dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Hal ini mempersempit ruang bagi mereka untuk menabung dan berinvestasi dalam membeli rumah.
Pilihan Investasi Lain
Beberapa generasi muda kini lebih memilih investasi alternatif, seperti saham dan cryptocurrency, yang dianggap lebih fleksibel. Banyak yang percaya bahwa investasi dalam bentuk aset digital memiliki potensi keuntungan yang lebih cepat daripada properti.
Data pasar menunjukkan semakin banyak individu yang memanfaatkan platform daring untuk berinvestasi. Ini menandakan bahwa dunia investasi telah berevolusi dan dinilai lebih menjanjikan dibandingkan kepemilikan rumah tradisional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: