Banyak yang beranggapan bahwa berolahraga saat kurang tidur bisa memberikan dorongan energi, namun kenyataannya bisa berakibat buruk bagi kesehatan. Memaksakan tubuh untuk berolahraga tanpa istirahat yang cukup justru dapat meningkatkan risiko dan menurunkan performa.
Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae setelah Kematian Pengemudi Ojek Online
Ketika tidur diabaikan, efek negatifnya dapat dirasakan baik pada fisik maupun mental. Hal ini perlu dipahami agar kita tidak hanya fokus pada aktivitas fisik, tapi juga pada pentingnya tidur yang berkualitas.
Kondisi Tubuh Saat Kurang Tidur
Kurang tidur menyebabkan tubuh merasa lelah dan kehilangan fokus. Tingkat glukosa yang berfungsi sebagai sumber energi utama juga menurun, yang dapat mengganggu performa fisik.
Tingkat hormon stres seperti kortisol akan meningkat pada kondisi kurang tidur. Ini menghambat proses regenerasi otot, sehingga harapan untuk berolahraga dengan baik menjadi sulit untuk dicapai.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur dapat mengganggu metabolisme. Hal ini akhirnya memperlambat pembakaran kalori dan bisa menyebabkan penambahan berat badan.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia
Dampak Negatif Olahraga saat Kurang Tidur
Berolahraga saat lelah bisa membuat performa menjadi menurun drastis. Tubuh tidak bisa berfungsi secara efisien saat mengalami tekanan karena kekurangan tidur.
"Olahraga bukan hanya tentang gerakan fisik, tetapi juga melibatkan aspek mental. Jika tidak cukup tidur, konsentrasi dan kecepatan reaksi bisa terpengaruh," ungkap Dr. Fitriani, seorang ahli kesehatan.
Olahraga saat kurang tidur juga meningkatkan risiko cedera. Performa otot yang menurun dan koordinasi yang tidak stabil dapat menimbulkan bahaya saat beraktivitas.
Alternatif untuk Menjaga Kesehatan
Daripada memaksakan diri berolahraga dalam keadaan letih, penting untuk memberi tubuh waktu untuk beristirahat. Tidur yang cukup adalah langkah utama untuk menjaga stamina dan performa saat berolahraga.
Jika terlalu lelah, coba untuk melakukan kegiatan ringan seperti berjalan kaki selama 15 menit. Aktivitas ini dapat menjaga kesehatan tanpa memberikan beban berlebih.
Mengatur pola tidur yang baik juga sangat penting. Mengatur jadwal tidur dapat memastikan bahwa tubuh mendapatkan waktu pemulihan yang diperlukan untuk performa optimal.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: