Makanan yang kita konsumsi sehari-hari ternyata bisa memicu peradangan dan kelelahan kronis. Banyak orang tidak menyadari bahwa beberapa jenis makanan dapat berkontribusi pada masalah kesehatan ini.
Baca juga: Sidang Etik Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online, Kompol Cosmas Dikenakan Pelanggaran Berat
Makanan Olahan dan Gula Berlebih
Makanan olahan seperti snack, makanan cepat saji, dan minuman berperisa mengandung bahan tambahan yang dapat menyebabkan peradangan. Gula berlebih dalam makanan ini juga berkontribusi pada peningkatan kadar insulin yang dapat memicu rasa lelah yang berkepanjangan.
Sebuah studi menunjukkan bahwa konsumsi makanan tinggi gula dapat menyebabkan peradangan pada tubuh. Orang yang mengonsumsi diet tinggi gula juga cenderung mengalami kelelahan yang lebih cepat.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta Tak Kondusif
Karbohidrat Refined
Karbohidrat yang telah diproses, seperti roti putih dan pasta, dapat memicu respons peradangan dalam tubuh. Mereka cepat diubah menjadi glukosa, yang memicu lonjakan gula darah dan kemudian diikuti oleh penurunan energi.
Penelitian menunjukkan bahwa diet yang kaya karbohidrat refined berhubungan erat dengan sindrom kelelahan kronis. Mengganti karbohidrat tersebut dengan opsi yang lebih sehat bisa membantu meningkatkan energi dan menurunkan peradangan.
Lemak Trans dan Lemak Jenuh
Lemak trans yang sering ditemui dalam makanan gorengan dan produk dengan margarin berisiko tinggi menyebabkan peradangan. Di sisi lain, lemak jenuh yang terdapat dalam daging merah juga bisa memperburuk kondisi ini, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan.
Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi lemak trans berkontribusi pada perkembangan berbagai penyakit inflamasi. Menerapkan pola makan yang rendah lemak jenuh dapat membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: