Hal-hal memalukan dalam hidup sering kali membekas lebih lama daripada momen-momen baik. Meskipun sudah berlalu, kenangan tersebut terasa seperti baru saja terjadi.
Baca juga: Novak Djokovic Kembali Melaju ke Semifinal US Open 2025
Artikel ini akan membahas mengapa kita terjebak dalam memori yang kurang menyenangkan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Pengaruh Memori Emosional
Salah satu alasan utama mengapa kita sulit move on dari hal memalukan adalah karena pengaruh memori emosional. Memori ini terbentuk secara mendalam melalui perasaan yang mendalam saat kejadian tersebut terjadi.
Menurut seorang psikolog, pengalaman yang membuat kita merasa malu atau tidak nyaman dapat menciptakan trauma psikologis. Hal ini menyebabkan kita terus-menerus memikirkan kejadian tersebut dan berusaha mencari makna di baliknya.
Baca juga: Sidang Etik Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online, Kompol Cosmas Dikenakan Pelanggaran Berat
Dampak Sosial dan Lingkungan
Lingkungan sosial berperan penting dalam menciptakan rasa malu kita. Saat kita berbagi cerita tentang pengalaman memalukan kepada orang lain, respons mereka bisa memperkuat rasa malu tersebut.
Kritik atau cemoohan dari orang-orang dekat dapat membuat kita merasa tidak berharga. Ketika stigma dari pengalaman tersebut berulang, kesulitan untuk melupakan atau move on semakin besar.
Pola Pikir Kita Sendiri
Pola pikir negatif dapat memperburuk situasi berkaitan dengan kenangan memalukan. Banyak dari kita cenderung mendramatisasi pengalaman buruk dan mengaitkan identitas diri dengan kejadian tersebut.
Walaupun ketidaksempurnaan adalah bagian dari hidup, jika kita terus berfokus pada kesalahan yang telah terjadi, kita akan sulit untuk melangkah maju dan menerima diri kita dengan segala kekurangan.
Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: