Sabtu, 22 NOVEMBER 2025 • 09:44 WIB

Mengapa Kita Merasa Capek Setelah Bangun Tidur?

Author

Mengapa Kita Merasa Capek Setelah Bangun Tidur?

Fenomena merasa capek meski baru bangun tidur cukup umum terjadi dan disebabkan oleh berbagai faktor. Banyak orang merasakan tidak berenergi padahal mereka seharusnya mendapatkan istirahat yang cukup.

Baca juga: Penembakan Staf KBRI di Lima, Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Kondisi ini bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Memahami penyebab dan cara mengatasinya penting agar kita dapat berfungsi dengan optimal.

Mengapa Kita Bisa Merasa Capek Usai Tidur?

Rasa capek setelah bangun tidur sering kali terkait dengan kualitas tidur yang buruk. Meski sudah tidur cukup lama, gangguan seperti tidur yang tidak nyenyak dapat berpengaruh pada kesegaran kita di pagi hari.

Salah satu penyebab utama adalah tidur yang terputus-putus. Jika seseorang sering terbangun akibat suara bising atau nyamuk, efeknya dapat membuat tubuh merasa tidak sepenuhnya beristirahat.

Kondisi kesehatan tertentu, seperti sleep apnea, juga dapat memperparah keadaan. Sleep apnea adalah gangguan yang menyebabkan seseorang berhenti bernapas sementara saat tidur, sehingga mengganggu kualitas tidur.

Kecemasan dan stres turut menjadi penyebab lainnya. Pikiran yang berkecamuk di kepala dapat mengganggu tidur yang nyenyak dan mengakibatkan rasa lelah pada pagi hari.

Pengaruh Pola Hidup terhadap Kualitas Tidur

Pola hidup yang tidak teratur dapat berkontribusi terhadap fenomena merasa capek ini. Begadang atau tidur terlalu larut dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh.

Baca juga: Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Pimpinan Serikat Pekerja: Aksi Demonstrasi dan RUU Perampasan Aset Terjadi

Konsumsi makanan dan minuman yang kurang sehat juga memegang peranan penting. Kafein dan makanan berat sebelum tidur dapat membuat seseorang kesulitan untuk tidur nyenyak.

Aktivitas fisik sehari-hari sangat menentukan kualitas tidur. Olahraga yang cukup membuat tubuh lebih siap untuk tidur berkualitas, sedangkan kurang bergerak bisa menyebabkan rasa lelah meski sudah tidur terasa cukup.

Paparan gadget sebelum tidur pun memiliki dampak negatif. Cahaya biru dari layar dapat mengganggu produksi melatonin yang penting untuk tidur yang baik.

Strategi Meningkatkan Kualitas Tidur

Untuk mengurangi rasa capek saat bangun tidur, penting untuk menjaga pola tidur yang baik. Disarankan untuk tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari.

Buatlah lingkungan tidur yang nyaman. Kamar tidur harus tenang, gelap, dan hadirkan suhu yang ideal untuk tidur.

Batasi konsumsi kafein dan hindari makanan berat sebelum tidur. Hal ini dapat membantu tubuh lebih beristirahat dengan baik.

Melakukan aktivitas relaksasi sebelum tidur juga dianjurkan. Kegiatan seperti meditasi atau membaca buku dapat menenangkan pikiran dan mempersiapkan kita untuk tidur yang berkualitas.

Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU