Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 11:15 WIB

Dampak Kebiasaan Duduk Lama Terhadap Kesehatan Jantung dan Otak

Author

Dampak Kebiasaan Duduk Lama Terhadap Kesehatan Jantung dan Otak

Banyak dari kita yang mungkin tidak sadar bahwa kebiasaan duduk lebih dari 8 jam sehari bisa membawa dampak serius bagi kesehatan jantung dan otak.

Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae setelah Kematian Pengemudi Ojek Online

Hasil penelitian menunjukkan risiko terkena penyakit kardiovaskular serta gangguan fungsi otak akibat durasi duduk yang terlalu lama.

Risiko Kesehatan Jantung

Kebiasaan duduk berlebihan dapat menyebabkan penumpukan lemak di area abdomen, yang merupakan faktor risiko penyakit jantung.

Penelitian oleh American Heart Association menunjukkan bahwa orang yang duduk lebih dari 6 jam sehari memiliki peluang lebih tinggi untuk mengalami masalah jantung.

Saat kita duduk, sirkulasi darah menjadi lebih lambat, yang dapat meningkatkan tekanan darah dan kadar kolesterol jahat.

Dr. Kertanegara, seorang ahli jantung, menyatakan, "Kombinasi antara duduk lama dan pola makan yang buruk dapat menjadi resep pasti untuk masalah jantung."

Dampak bagi Kesehatan Otak

Duduk dalam waktu lama juga berdampak negatif pada kesehatan otak. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Alzheimer’s Disease menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang rendah berpengaruh buruk pada fungsi kognitif dan memori.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan

Ketika kita duduk terlalu lama, aliran darah ke otak berkurang, yang dapat memengaruhi kemampuan belajar dan konsentrasi.

Penurunan aktivitas fisik juga berkaitan dengan peningkatan risiko demensia.

Dr. Liana Chen dari Universitas Stanford mengatakan, "Mengurangi durasi duduk dengan melakukan aktivitas fisik sederhana seperti berjalan selama 20 menit bisa sangat membantu dalam menjaga kesehatan otak."

Solusi untuk Mengurangi Waktu Duduk

Banyak cara sederhana yang bisa kita lakukan untuk mengurangi waktu duduk, seperti menggunakan meja berdiri saat bekerja.

Menemukan waktu istirahat setiap satu jam untuk berjalan-jalan atau melakukan peregangan ringan juga sangat disarankan.

Prof. Joko dari Universitas Gadjah Mada mengingatkan bahwa, "Kebiasaan kecil ini dapat membantu mengurangi dampak negatif dari duduk terlalu lama."

Disarankan juga untuk aktif berolahraga minimal 150 menit dalam seminggu, sesuai rekomendasi World Health Organization.

Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU