Banyak orang percaya bahwa sarapan yang telat dapat mempengaruhi berat badan, namun seberapa besar pengaruhnya? Kebiasaan sarapan sering kali dianggap sebagai kunci untuk menjaga berat badan ideal di masyarakat kita.
Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi WFH untuk ASN, Sarankan Gunakan Transportasi Umum
Meskipun demikian, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan terkait kebiasaan ini dan dampaknya terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Sarapan dan Metabolisme
Salah satu alasan mengapa sarapan dianggap penting adalah peranannya dalam meningkatkan metabolisme tubuh. Menurut berbagai studi, sarapan yang kaya nutrisi dapat membantu meningkatkan laju metabolisme di pagi hari.
Namun, jika sarapan dilakukan terlambat, bisa jadi hal ini tidak memberikan dampak positif yang sama. Penelitian menunjukkan bahwa waktu makan berperan penting dalam pengaturan hormon yang terkait dengan nafsu makan.
Melanjutkan penelitian tersebut, beberapa ahli berpendapat bahwa terlewatnya sarapan dapat menyebabkan peningkatan nafsu makan di siang hari, yang bisa berujung pada konsumsi kalori berlebih.
Kualitas Makanan vs. Waktu Makan
Saat membahas sarapan terlambat, penting untuk tidak hanya fokus pada waktu, tetapi juga pada kualitas makanan yang dikonsumsi. Makanan yang sehat dan seimbang dapat membantu mengontrol berat badan, terlepas dari waktu makan.
Khasiat dari bahan makanan seperti buah-buahan, sayuran, dan sumber protein ditemukan dapat mendukung sistem metabolisme yang lebih baik. Dalam banyak kasus, makanan berkualitas lebih penting daripada sekadar kecepatan atau waktu penyajian.
Mengonsumsi makanan olahan atau cepat saji saat sarapan memang bisa memicu peningkatan berat badan, terlepas dari kapan sarapan itu dijadwalkan.
Opsi Sarapan Sehat yang Tepat
Bagi mereka yang sering mengalami sarapan terlambat, ada beberapa pilihan makanan sehat yang tetap bisa mendukung pengendalian berat badan. Contohnya, smoothie yang dibuat dari buah segar dan sumber protein bisa jadi alternatif baik.
Tak perlu berlebihan, cukup dengan mengonsumsi porsi kecil dari makanan sehat saat sarapan bisa membantu menjaga beragam nutrisi yang diperlukan tubuh. Ditambah lagi, sarapan dengan porsi kecil dapat mengatur rasa lapar sehingga makanan yang dikonsumsi siang hari bisa lebih terkontrol.
Mengingat variasi individu, penting untuk mencoba pendekatan yang berbeda untuk menemukan jadwal dan jenis makanan yang paling sesuai dengan gaya hidup.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: