BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 22 FEBRUARI 2026 • 21:05 WIB

Makan Malam dan Kenaikan Berat Badan: Memilah Fakta dari Mitos

Makan Malam dan Kenaikan Berat Badan: Memilah Fakta dari MitosMakan Malam dan Kenaikan Berat Badan: Memilah Fakta dari Mitos

Banyak anggapan beredar bahwa makan malam berkontribusi pada kenaikan berat badan. Namun, apakah benar bahwa waktu makan di malam hari menjadi penyebab utama kenaikan bobot tubuh?

Baca juga: Kritik Penangkapan Direktur Lokataru Foundation: Tindakan Sewenang-wenang atau Perlindungan Kebebasan Berpendapat?

Artikel ini akan mengeksplorasi fakta seputar makanan yang dikonsumsi di malam hari, serta pengaruhnya terhadap berat badan Anda. Mari kita telaah lebih dalam isu ini.

Pengaruh Waktu Makan Terhadap Berat Badan

Penelitian terkini menunjukkan bahwa waktu makan tidak secara langsung mempengaruhi berat badan. Yang lebih penting adalah total kalori yang Anda konsumsi dalam sehari.

Sebuah studi dalam jurnal Nutritional Dietetics menemukan bahwa individu yang tetap mengonsumsi kalori dalam batas normal, meski di malam hari, tidak menunjukkan perbedaan signifikan dalam peningkatan berat badan dibandingkan dengan mereka yang makan lebih awal.

Meski begitu, jenis makanan yang dikonsumsi di malam hari juga memainkan peranan penting. Makanan yang tinggi kalori dan lemak, misalnya, dapat meningkatkan risiko kelebihan kalori harian.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer Bombastis Menjelang Penutupan Bursa

Kualitas Makanan Semasa Malam Hari

Selain waktu, kualitas makanan pada saat makan malam juga patut menjadi perhatian. Makanan kaya nutrisi seperti sayuran, protein, dan biji-bijian mampu memberikan manfaat tanpa menyebabkan peningkatan berat badan.

Hal ini didukung oleh eksperimen dari ahli gizi yang menemukan bahwa asupan gizi baik di malam hari tidak memberikan dampak negatif pada pengaturan berat badan.

Sebaliknya, mengkonsumsi junk food atau camilan manis di malam hari bisa mendorong terjadinya kelebihan kalori, yang berujung pada kenaikan berat badan.

Gaya Hidup dan Kebiasaan Makan

Gaya hidup turut memengaruhi manajemen berat badan. Bila seseorang rutin berolahraga dan memperhatikan kalorinya, maka makan malam bukanlah faktor utama yang memicu peningkatan bobot.

Dr. Jessica Smith, seorang pakar gizi, menyatakan, "Makan di malam hari tidak menjadi masalah jika Anda tetap dalam batas kalori harian yang disarankan. Kebiasaan mulai dari aktivitas fisik hingga pilihan makanan menentukan kesehatan Anda."

Dengan kata lain, menjaga keseimbangan gaya hidup serta memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi jauh lebih krusial daripada sekadar khawatir mengenai waktu makannya.

Baca juga: Keamanan dan Kelezatan Lari Malam: Panduan untuk Olahragawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Makan Malam dan Kenaikan Berat Badan: Memilah Fakta dari Mitos

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!