BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 15:32 WIB

Panduan Puasa Sehat bagi Penderita Maag dan GERD di Bulan Ramadan

Panduan Puasa Sehat bagi Penderita Maag dan GERD di Bulan RamadanPanduan Puasa Sehat bagi Penderita Maag dan GERD di Bulan Ramadan

Bulan Ramadan menjadi waktu istimewa bagi umat Muslim untuk menjalankan ibadah puasa, termasuk bagi mereka yang menderita maag dan GERD.

Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Menjaga kesehatan pencernaan saat berpuasa adalah hal krusial agar ibadah tetap lancar dan tidak menimbulkan masalah.

Persiapan Sebelum Berpuasa

Persiapan yang baik sebelum puasa sangat penting untuk menjaga kesehatan pencernaan. Waktu sahur adalah kesempatan yang tepat untuk mengonsumsi makanan bergizi yang dapat menjaga kestabilan sistem pencernaan.

Disarankan untuk memilih makanan kaya serat seperti sayur dan buah, serta sumber protein rendah lemak seperti ayam tanpa kulit atau ikan. Hindari juga makanan pedas, asam, dan berlemak yang cenderung memicu gejala maag dan GERD.

Minum cukup air setelah berbuka puasa juga sangat krusial untuk mencegah dehidrasi selama menjalani puasa. Sebaiknya hindari minuman berkafein seperti kopi dan teh, yang dapat meningkatkan produksi asam lambung.

Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Saat Berbuka Puasa

Ketika sudah tiba waktu berbuka, sangat penting untuk tidak segera mengonsumsi makanan berat. Disarankan untuk memulai dengan makanan ringan seperti kurma sebelum melanjutkan dengan santapan berat.

Makanan yang dapat menyebabkan gas atau kembung, seperti gorengan atau cemilan manis, sebaiknya dihindari. Makanan berlemak dapat memperburuk gejala bagi penderita GERD.

Mengatur porsi makanan juga harus diperhatikan. Daripada mengonsumsi banyak makanan sekaligus, lebih baik makan dalam porsi kecil namun lebih sering untuk tidak membebani sistem pencernaan.

Pengaturan Waktu Jeda Makan

Mengatur waktu jeda antara sahur dan berbuka juga penting. Disarankan untuk tidak langsung tidur setelah makan malam agar dapat mengurangi risiko refluks asam.

Kegiatan santai seperti berjalan kaki ringan setelah makan dapat membantu proses pencernaan, sedangkan aktivitas berat harus dihindari.

Jika ada gangguan pencernaan selama puasa, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan nasihat yang sesuai.

Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Panduan Puasa Sehat bagi Penderita Maag dan GERD di Bulan Ramadan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!