BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 29 NOVEMBER 2025 • 16:11 WIB

Menyimpan Trauma dalam Tubuh: Apa yang Perlu Diketahui

Menyimpan Trauma dalam Tubuh: Apa yang Perlu DiketahuiMenyimpan Trauma dalam Tubuh: Apa yang Perlu Diketahui

Banyak orang tidak menyadari bahwa tubuh kita bisa menyimpan trauma secara fisik. Trauma yang dialami bisa terperangkap dalam jaringan tubuh dan mempengaruhi kesehatan kita.

Baca juga: Kritik Penangkapan Direktur Lokataru Foundation: Tindakan Sewenang-wenang atau Perlindungan Kebebasan Berpendapat?

Studi menunjukkan bahwa pengalaman emosional yang kuat tidak hanya berdampak pada mental, tetapi juga bisa tercermin dalam kondisi fisik kita. Pengetahuan ini penting untuk memahami diri kita lebih baik.

Apa Itu Trauma dan Bagaimana Ia Mempengaruhi Tubuh?

Trauma adalah respons psikologis terhadap pengalaman buruk atau stres yang ekstrem. Badan kita merespon trauma dengan melepaskan hormon stres yang dapat mengubah cara kita berfungsi.

Ketika seorang individu mengalami trauma, tubuh memori fisiknya dapat tersimpan dalam sistem saraf, jaringan otot, dan bahkan organ. Hal ini bisa membuat seseorang merasa nyeri tanpa sebab medis yang jelas.

Contohnya, beberapa orang melaporkan bahwa mereka mengalami ketegangan otot atau nyeri punggung setelah mengalami peristiwa traumatis. Ini menunjukkan bahwa memori trauma dapat berakar dalam tubuh dan bukan hanya pikiran.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer Bombastis Menjelang Penutupan Bursa

Mekanisme Penyimpanan Trauma Dalam Tubuh

Tubuh memiliki kemampuan unik untuk menyimpan kenangan emosional melalui berbagai cara. Salah satunya adalah melalui ketegangan otot yang terus-menerus, yang sering kali berasal dari kecemasan atau stres.

Studi menunjukkan bahwa ketika kita mengalami trauma, otak mengkategorikannya dan menyimpannya dalam memori. Namun, selain di pikiran, tubuh juga menampung memori tersebut yang bisa berpadu menjadi rasa sakit fisik.

Ada beberapa metode yang bisa membantu melepaskan trauma dari tubuh, seperti terapi fisik, yoga, dan teknik pernapasan. Metode ini bertujuan untuk menghubungkan kembali pikiran dengan tubuh agar bisa melepaskan ketegangan yang tersimpan.

Dampak Jangka Panjang Trauma Pada Kesehatan

Trauma yang tidak terselesaikan bisa memiliki dampak jangka panjang bagi kesehatan fisik dan mental. Kondisi seperti depresi, kecemasan, dan bahkan masalah jantung bisa muncul akibat trauma yang disimpan.

Karena trauma bisa memengaruhi sistem kekebalan tubuh, seseorang yang menyimpan trauma mungkin lebih rentan terhadap penyakit. Ini menjadi alasan mengapa penting untuk menangani trauma secara tuntas.

Perawatan yang efektif untuk trauma sering kali melibatkan pendekatan holistik yang mencakup bantuan profesional dalam bidang mental dan fisik. Dengan demikian, individu dapat menjalani proses penyembuhan secara menyeluruh.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Menyimpan Trauma dalam Tubuh: Apa yang Perlu Diketahui

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!