BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 29 NOVEMBER 2025 • 15:20 WIB

Mengungkap Suara Keroncongan Perut: Fenomena yang Perlu Diketahui

Mengungkap Suara Keroncongan Perut: Fenomena yang Perlu DiketahuiMengungkap Suara Keroncongan Perut: Fenomena yang Perlu Diketahui

Pernahkah kamu mendengar suara aneh dari perutmu saat lapar? Suara itu, yang sering kita sebut dengan istilah 'keroncongan', ternyata ada penjelasannya dan bukan hanya sekedar suara kosong.

Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Langkah Menuju Transparansi

Saat perut bunyi, ini menandakan bahwa sistem pencernaan kita sedang bekerja, meskipun kita belum mengisi perut dengan makanan. Mari kita dalami lebih jauh tentang fenomena ini.

Penyebab Suara Keroncongan

Suara keroncongan atau 'borborygmi' adalah bunyi yang dihasilkan oleh gerakan usus saat mencerna makanan. Ketika kita lapar, tubuh mulai mempersiapkan diri untuk mendapatkan makanan, sehingga usus semakin aktif.

Dalam keadaan perut kosong, gas dan cairan di dalam usus bergerak dan menghasilkan suara. Proses ini alami dan merupakan bagian dari fungsi normal sistem pencernaan.

Ada beberapa faktor yang membuat suara ini menjadi lebih terdengar, seperti apa yang kita konsumsi sebelumnya dan seberapa lama kita sudah tidak makan.

Baca juga: Menggali Konsep Self Love: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Kehidupan Sehari-hari

Peran Hormon dalam Proses ini

Saat perut mulai merasa lapar, tubuh kita memproduksi hormon yang disebut grelin. Hormon ini tidak hanya memberi sinyal kepada kita untuk makan tetapi juga merangsang aktivitas usus.

Grelin menyebabkan kontraksi pada dinding perut, yang menghasilkan suara keroncongan. Semakin banyak hormon yang diproduksi, semakin aktif pula usus bergerak, menghasilkan suara.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami bahwa suara perut bukan hanya tanda lapar, tetapi juga tanda bahwa tubuh kita mempersiapkan diri untuk mencerna makanan.

Kapan Suara ini Kerap Terjadi?

Suara keroncongan perut biasanya lebih sering terdengar ketika kita sudah tidak makan dalam waktu yang lama. Misalnya, setelah melewatkan sarapan atau saat menjalani puasa.

Namun, tidak hanya saat lapar, perut juga dapat berbunyi setelah kita makan, terutama jika makanan yang kita konsumsi cukup berat untuk dicerna. Hal ini menunjukkan bahwa sistem pencernaan kita sedang bekerja keras.

Kondisi emosional, seperti stres atau cemas, juga dapat memicu aktivitas usus yang lebih tinggi dan membuat perut bunyi.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation di Tengah Demo Pelajar

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mengungkap Suara Keroncongan Perut: Fenomena yang Perlu Diketahui

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!