BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 17 NOVEMBER 2025 • 17:35 WIB

Bahaya Duduk Terlalu Lama: Apa yang Perlu Diketahui

Bahaya Duduk Terlalu Lama: Apa yang Perlu DiketahuiBahaya Duduk Terlalu Lama: Apa yang Perlu Diketahui

Duduk terlalu lama di depan layar dapat membawa dampak kesehatan serius, mirip dengan merokok. Penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan ini meningkatkan risiko penyakit seperti diabetes, jantung, dan kegemukan.

Baca juga: Direktur Lokataru Foundation Ditangkap Terkait Dugaan Penghasutan

Dalam era digital saat ini, di mana banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam duduk, penting untuk menyadari bahaya dari gaya hidup sedentari ini. Mari kita telaah lebih dalam mengenai dampak dan cara mengatasinya.

Risiko Kesehatan Akibat Duduk Lama

Berdasarkan penelitian terbaru, orang yang menghabiskan lebih dari delapan jam sehari untuk duduk berisiko tinggi mengalami berbagai penyakit kronis. Salah satu yang paling mengkhawatirkan adalah penyakit jantung, di mana duduk terlalu lama dapat mengganggu sirkulasi darah.

Duduk lama juga dapat memicu penambahan berat badan. Menurut ahli gizi, saat kita duduk, metabolisme tubuh melambat, yang dapat menjadi penyebab obesitas, dan berujung pada diabetes.

Studi dari American Institute for Cancer Research juga menunjukkan hubungan antara duduk lama dan risiko kanker. Setiap tambahan dua jam duduk dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Provokasi Massa

Dampak Psikologis dari Gaya Hidup Sedentari

Dampak duduk lama tidak hanya fisik, tetapi juga mental. People who lead a sedentary lifestyle tend to experience higher levels of anxiety and depression.

Penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang minim dapat memengaruhi suasana hati dan tingkat energi. Dengan kata lain, duduk berlama-lama bisa membuat kita merasa lebih lelah dan kurang bersemangat.

Mengubah pola kebiasaan duduk bisa sangat bermanfaat untuk kesehatan mental. Setiap sesi kerja harus diselingi dengan aktivitas ringan, seperti berjalan sedikit atau melakukan peregangan.

Cara Mengurangi Waktu Duduk

Salah satu cara paling efektif mengurangi waktu duduk adalah dengan melakukan break secara berkala. Setiap jam, cobalah untuk berdiri dan bergerak setidaknya selama lima menit.

Memilih meja berdiri juga bisa jadi solusi yang efektif. Dengan alat ini, aktivitas kita jadi lebih terjaga, dan kita bisa lebih produktif.

Dengan memanfaatkan teknologi, beberapa aplikasi dapat mengingatkan kita untuk bergerak setelah duduk terlalu lama. Ini adalah langkah kecil tapi sangat berarti untuk kesehatan.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Bahaya Duduk Terlalu Lama: Apa yang Perlu Diketahui

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!