Lontong Kari Khas Bandung: Hidangan Lezat yang Tak Pernah Lekang Oleh Waktu
Lontong kari khas Bandung adalah hidangan yang selalu berhasil mencuri perhatian banyak orang. Kombinasi lontong yang lembut dan kuah kari yang kaya rempah menawarkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Menu ini sering dijumpai di banyak acara, dari perayaan hingga sarapan pagi. Dengan resep sederhana, siapa pun bisa mencoba membuatnya di rumah.
Untuk membuat lontong kari, Anda akan membutuhkan beberapa bahan utama yang mudah ditemukan. Dari beras, santan, hingga berbagai bumbu seperti kunyit, ketumbar, dan cabai.
Berikut adalah bahan-bahan yang diperlukan: 500 gram beras, 1 liter santan, 3 lembar daun pandan, 2 batang serai, 2 sendok makan minyak sayur, dan bumbu halus seperti bawang merah, bawang putih, dan jahe.
Tak lupa, sediakan juga protein nabati atau hewani sesuai selera, seperti ayam atau tempe, untuk menambah cita rasa pada kuah kari.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia
Langkah pertama adalah menyiapkan lontong dengan mencuci beras hingga bersih. Setelah itu, rendam beras dalam air selama 1-2 jam agar hasil lontong menjadi lebih empuk.
Setelah diremas-remas agar merata, masukkan beras ke dalam daun pisang yang telah dibentuk kerucut dan ikat dengan tali. Kukus dalam panci selama sekitar 2 jam hingga matang.
Angkat dan dinginkan lontong sebelum dipotong-potong. Pastikan lontong sudah siap sebelum Anda membuat kuah kari.
Untuk membuat kuah kari, panaskan minyak sayur dalam wajan. Tumis bumbu halus hingga wangi dan berwarna kecokelatan.
Tambahkan santan, serai, dan daun pandan ke dalam tumisan. Aduk merata dan biarkan semua bahan bercampur hingga mengeluarkan aroma yang sedap.
Terakhir, masukkan potongan ayam atau tempe, dan biarkan semua bahan direbus hingga matang dan bumbu meresap. Jangan lupa untuk menambahkan garam dan gula secukupnya.
Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: