Menyusun Jadwal Latihan Marathon: Panduan Praktis untuk Pelari
Menyusun jadwal latihan untuk marathon bukanlah hal yang sepele dan perlu perhatian penuh. Dengan persiapan yang baik, pencapaian garis finish bisa diraih dengan sukses dan minim risiko cedera.
Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Batal karena Kerusuhan dalam Negeri
Sebelum menyusun jadwal, langkah pertama adalah menetapkan tujuan yang realistis. Apakah itu menyelesaikan marathon pertama atau mencetak waktu tertentu, tujuan ini akan menjadi acuan penting.
Mengetahui tujuan akan membantumu merancang jadwal dengan intensitas yang sesuai. Pastikan untuk mempertimbangkan tingkat kebugaran awal saat menetapkan target agar bisa mencapainya dengan cara yang efektif.
Baca juga: Direktur Lokataru Foundation Ditangkap Terkait Dugaan Penghasutan
Setelah memiliki tujuan, langkah selanjutnya adalah menentukan frekuensi latihan per minggu. Disarankan untuk berlatih minimal empat kali seminggu dengan variasi jarak lari yang berbeda, yaitu pendek, menengah, dan jauh.
Selain frekuensi, penting untuk mengatur intensitas setiap sesi latihan. Sertakan sesi tempo dan interval untuk meningkatkan kecepatan dan daya tahan.
Istirahat adalah bagian krusial dari setiap program latihan marathon. Pastikan untuk menjadwalkan hari istirahat dalam rutinitas agar tubuh memiliki waktu untuk pulih.
Pemulihan tidak hanya mencegah cedera, tetapi juga memungkinkan otot untuk berkembang setelah sesi latihan yang intens. Perhatikan tanda-tanda tubuh yang menunjukkan perlunya tambahan waktu istirahat.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: