Penyanyi pop asal Amerika Serikat, Taylor Swift, meraih pencapaian luar biasa dengan penjualan album terbarunya, The Life Of A Showgirl, yang terjual 2,7 juta kopi dalam waktu 24 jam di Amerika Serikat.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China dalam Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang
Album ini memecahkan rekor pribadinya sendiri dan menjadi penjualan mingguan tertinggi kedua untuk album di seluruh dunia.
Rekor Penjualan yang Mengagumkan
Berdasarkan informasi dari Euro News, The Life of a Showgirl berhasil mengungguli rekor sebelumnya yang dipegang oleh album The Tortured Poets Department, yang mencatat penjualan 2,6 juta kopi dalam seminggu.
Dalam lima hari pertama setelah peluncuran, album ini memecahkan rekor dengan penjualan total lebih dari 3,5 juta unit di Amerika Serikat.
Taylor Swift mampu menjual album ke-12-nya hanya dalam satu hari, menunjukkan daya tariknya yang luar biasa di kalangan penggemar.
Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Batal karena Kerusuhan dalam Negeri
Melewati Rekor Adele
Pencapaian Swift melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh album 25 milik Adele, yang terjual 3,4 juta kopi dalam tujuh hari pertama pada Desember 2015.
Rekor terbaru ini tercapai berkat kombinasi penjualan edisi terbatas dalam format fisik seperti vinyl dan CD, ditambah dengan streaming yang masif dari para penggemar.
Menurut laporan Luminate, sebanyak 3,2 juta kopi album terjual dan 300.000 unit berasal dari layanan streaming.
Ulasan dan Kontroversi
Album The Life of a Showgirl menuai reaksi beragam dari para kritikus; beberapa menyebutnya sebagai album terbaiknya, sementara yang lain memiliki pandangan berbeda.
Ada juga kritik terkait peluncuran album serta potensi penggunaan AI dalam video promosi yang menyertai album tersebut.
Dalam wawancara di acara The Zane Lowe Show di Apple Music, Swift mengomentari kontroversi ini dengan mengatakan, "Saya terbuka dengan kontroversi ini. Jika ini minggu pertama perilisan album, dan Anda menyebutkan nama saya atau judul album saya, Anda sudah membantu promosi."
Baca juga: Pihak Kampus dan Polda Jabar Bantah TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: