Senin, 25 AGUSTUS 2025 • 14:39 WIB

Mengenali Gejala dan Risiko Campak pada Anak

Author

Generated by Journalist AI

urbanvibe.id – Campak adalah penyakit menular yang umum terjadi pada anak-anak dan dapat menimbulkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik. Oleh sebab itu, penting bagi orang tua untuk mengenali gejala campak agar bisa segera mendapatkan perawatan yang tepat.

Gejala awal campak sering kali mirip dengan flu biasa, namun seiring waktu, tanda-tanda tersebut dapat semakin jelas. Mari kita eksplorasi lebih dalam mengenai gejala campak yang perlu diwaspadai oleh orang tua.

Gejala Awal Campak

Gejala awal campak biasanya muncul 10 hingga 14 hari setelah terpapar virus. Anak mungkin akan menunjukkan tanda-tanda seperti demam, batuk, hidung meler, dan sakit tenggorokan.

Selain itu, anak juga akan merasa lelah dan tidak nafsu makan. Tanda-tanda tersebut seringkali diabaikan karena mirip dengan gejala flu biasa.

Salah satu ciri khas dari campak adalah munculnya bercak-bercak putih di dalam mulut, dikenal sebagai bercak Koplik. Ini biasanya terlihat satu atau dua hari sebelum ruam muncul.

Ruam Campak

Setelah gejala awal, biasanya dalam waktu dua hingga tiga hari, ruam campak mulai muncul. Ruam ini biasanya dimulai dari wajah dan menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Ruam campak berwarna merah dan cukup jelas, sehingga mudah dikenali. Pada beberapa kasus, ruam ini bisa mengganggu kenyamanan anak dan menyebabkan gatal.

Ruam akan berlangsung selama beberapa hari dan kemudian memudar, tetapi tanda-tanda lainnya seperti demam dapat terus berlanjut hingga beberapa minggu.

Komplikasi yang Mungkin Terjadi

Meskipun kebanyakan anak akan pulih dari campak tanpa masalah, ada risiko komplikasi yang perlu diwaspadai. Pneumonia dan infeksi telinga adalah beberapa komplikasi umum yang dapat terjadi.

Beberapa anak mungkin juga mengalami radang otak yang dikenal sebagai ensefalitis, meskipun ini jarang terjadi. Penting untuk selalu berkonsultasi dengan dokter jika anak menunjukkan gejala campak.

Vaksinasi adalah cara terbaik untuk mencegah campak dan komplikasinya. Pastikan anak mendapatkan vaksin MMR (campak, gondong, dan rubella) sesuai jadwal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU