Senin, 16 FEBRUARI 2026 • 01:31 WIB

Tradisi dan Makna Perayaan Imlek di Tiongkok Kuno

Author

Tradisi dan Makna Perayaan Imlek di Tiongkok Kuno

Imlek, atau Tahun Baru Cina, adalah sebuah perayaan yang menyimpan beragam tradisi dan makna, berakar sejak zaman kuno hingga sekarang. Perayaan ini digelar sebagai simbol awal tahun baru serta waktu berkumpul untuk memanjatkan doa bagi kemakmuran.

Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Langkah Menuju Transparansi

Sejarah Imlek terjalin dari legenda dan ritual yang sudah ada sejak lama. Setiap elemen dalam perayaan ini, mulai dari cara merayakan hingga makanan khas, memberikan makna istimewa bagi yang merayakan.

Asal Usul Imlek

Perayaan Imlek berakar dari praktik agraris yang ditunaikan masyarakat Tiongkok kuno. Dalam penggunaan kalender lunar, tahun baru menjadi momen untuk bersyukur atas hasil panen.

Salah satu legenda yang melingkupi Imlek adalah kisah Nian, makhluk mitos yang diyakini datang menyerang desa-desa. Untuk menakut-nakuti Nian, penduduk mulai menggunakan suara keras dan warna merah, yang menjadi tradisi hingga masa sekarang.

Perayaan Imlek kini telah berevolusi menjadi upacara yang berwarna-warni, melibatkan berbagai ritual, termasuk penghormatan kepada leluhur dan dewa-dewa. Selain itu, cerita dewa rezeki yang mengunjungi rumah-rumah demi membawa berkah juga merupakan bagian tak terpisahkan dari Imlek.

Ritual dan Tradisi

Pada malam tahun baru, keluarga biasa berkumpul untuk menikmati hidangan spesial, dimana ikan menjadi salah satu sajian populer yang mewakili kelimpahan. Kue beras ketan juga sering disajikan sebagai simbol persatuan.

Baca juga: Pihak Kampus dan Polda Jabar Bantah TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan

Menjelang perayaan Imlek, masyarakat melakukan pembersihan rumah sebagai bentuk untuk mengusir nasib buruk guna menyambut tahun baru. Tradisi ini diyakini dapat mendatangkan keberuntungan dan kemakmuran.

Pakaian baru berwarna merah menjadi pilihan saat perayaan, melambangkan kebahagiaan dan keberuntungan. Hal ini sebagai harapan untuk memulai tahun baru dengan baik.

Kembang api dan pesta meriah juga menjadi komponen integral dari perayaan, berfungsi menandai kedatangan tahun baru sekaligus mengusir roh jahat.

Simbol-Simbol Imlek

Simbolisme dalam perayaan Imlek cukup kuat, salah satunya dengan pemberian angpao, amplop merah berisi uang, kepada anak-anak dan anggota keluarga. Hal ini melambangkan berbagi rezeki serta membawa keberuntungan.

Luaran rumah dihiasi kertas merah dan lukisan-lukisan dengan motif naga dan phoenix. Naga melambangkan kekuatan dan kesejahteraan, sementara phoenix melambangkan kehormatan.

Lampion merah yang dipasang di luar rumah memiliki makna menerangi jalan bagi dewa-dewa yang datang, melambangkan penerimaan dan penghormatan. Selain itu, pohon persik dan pohon jeruk sering menjadi dekorasi sebagai simbol kemakmuran yang diharapkan mengalir.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Lille, Klub Bintang Prancis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU